Timnas Iran

Sulitnya Persiapan Iran Jelang Piala Dunia 2026 Akibat Perang

Adhi Prasetya - detikSport
Jakarta -

Iran menjalani persiapan menghadapi Piala Dunia 2026 di tengah perang yang berkecamuk di negeri sendiri. Fokus para pemain pun terbelah.

Pada akhir Februari, Iran diserang oleh Amerika Serikat dan Israel. Hingga kini, konflik belum usai meski sempat ada gencatan senjata.

Situasi ini berdampak pada Timnas Iran yang akan berlaga di Piala Dunia. Mereka memindahkan markas latihan ke Turki dan mempersiapkan pengajuan visa dan dokumen lainnya dari sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka pun mengganti lokasi penginapan selama turnamen dari Tucson, Arizona ke Tijuana, Meksiko karena AS enggan jika skuad Iran bermalam di negeri mereka. Jadi Iran akan bertanding di AS selama fase grup, namun segera pulang ke Meksiko setelah laga.

ADVERTISEMENT

Sepanjang sejarah Piala Dunia, baru kali ini negara tuan rumah terlibat perang melawan salah satu negara peserta. Sebuah kondisi yang berdampak buruk pada Iran.

"Sejujurnya, ini tidak mudah. Tapi pada akhirnya... ini akan sulit bagi kami karena pada saat yang sama, kami mengikuti berita di negara kami dan hal-hal politik, tentu saja, dapat memengaruhi pikiran para pemain dan masyarakat," ujar gelandang Iran Saeid Ezatolahi kepada The Associated Press, dikutip ESPN.

Hal sama diungkapkan oleh Mohammad Ghorbani, yang akan menjalani Piala Dunia pertama dalam kariernya. "Memang benar bahwa kami sedang menghadapi kondisi khusus saat ini, tetapi kami adalah pemain sepak bola dan kita harus bermain, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk kompetisi yang akan datang."

"Di sisi lain, kami tahu bahwa rakyat kami telah mengalami banyak kesulitan selama perang, dan kami pergi ke sana untuk mereka, untuk mendapatkan hasil terbaik demi kebahagiaan mereka dan kebahagiaan rakyat negara kami."

Iran pun tetap berharap pada dukungan suporter. Mereka akan bermain dua kali di California, yang memiliki komunitas diaspora Iran dengan jumlah besar.

"Jadi, tentu saja, kami berharap akan ada banyak penggemar selama pertandingan kami di stadion. Dan ini akan menjadi tekanan besar bagi kami karena ekspektasinya akan tinggi. Saya hanya berharap kami dapat membuat mereka bangga dan menunjukkan kepada mereka bahwa orang Iran siap untuk setiap pekerjaan berat di dunia," tegas Ezatolahi.


(adp/yna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT