Lionel Scaloni

Piala Dunia 2026: Satu Rekor Lama yang Bisa Disamai Scaloni

Adhi Prasetya - detikSport
Jakarta -

Ada sebuah rekor lama yang bisa disamai oleh pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni di Piala Dunia 2026, yakni memenangi turnamen akbar tersebut dua kali beruntun. Mampukah ia mengukirnya?

Dari 22 edisi Piala Dunia yang sudah digelar, 21 pelatih pernah menjadi juara. Hanya satu yang pernah memenanginya dua kali, yakni mendiang Vittorio Pozzo bersama Italia secara beruntun pada 1934 dan 1938.

Sejak itu, belum ada lagi yang bisa menyamai catatan serupa. Sejumlah pelatih berupaya, namun gagal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

L'équipe de footballe d'Italie après sa victoire en coupe du monde de football, le 19 juin 1938. (Photo by Keystone-France/Gamma-Rapho via Getty Images)Pozzo (tengah, memegang trofi Julies Rimet) bersama Timnas Italia di Piala Dunia 1938. Foto: Gamma-Keystone via Getty Images/Keystone-France

ADVERTISEMENT

Carlos Bilardo membawa Argentina ke final Piala Dunia 1986 dan 1990, namun hanya menang yang pertama. Uniknya, lawan mereka di dua final itu adalah Jerman Barat asuhan Franz Beckenbauer, yang menjadi juara pada 1990 usai kalah di 1986.

Terbaru, ada Didier Deschamps yang mengikuti jejak Bilardo dan Beckenbauer dengan membawa Prancis ke final Piala Dunia 2018 dan 2022, namun lagi-lagi ia hanya menang yang pertama.

Selain tiga nama di atas, ada Mario Zagallo (Brasil) dan Helmut Schon (Jerman Barat) yang pernah dua kali ke final Piala Dunia. Zagallo menjadi juara pada 1970 namun kalah di 1998, sedangkan Schon kalah dulu di tahun 1966 namun akhirnya menang pada 1974.

LUSAIL CITY, QATAR - DECEMBER 18: France manager Didier Deschamps walks past the FIFA World Cup Winners' trophy following the FIFA World Cup Qatar 2022 Final match between Argentina and France at Lusail Stadium on December 18, 2022 in Lusail City, Qatar. (Photo by Visionhaus/Getty Images)Deschamps nyaris menyamai rekor Pozzo pada 2022, namun kalah adu penalti dari Argentina. Foto: Visionhaus/Getty Images/Visionhaus

Oleh sebab itu, akan menjadi pencapaian bersejarah jika Scaloni bisa kembali menjadi juara bersama Argentina, karena itu berarti ada rekor 88 tahun yang akhirnya tak lagi berdiri sendiri.

Argentina datang ke Piala Dunia 2026 tak hanya sebagai juara bertahan, namun juga juara Copa America dua edisi terakhir. Dengan status yang begitu mentereng, mampukah mereka menjawab ekspekstasi tinggi?


(adp/krs)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT