Pelatih Mesir Temperamental, Pernah Dipenjara gara-gara Emosi

Bayu Baskoro - detikSport
Kamis, 09 Jul 2026 03:00 WIB
Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan. (Foto: Buda Mendes/Getty Images)
Atlanta -

Pelatih Mesir Hossam Hassan mengamuk usai timnya didepak Argentina dari Piala Dunia 2026. Sifat temperamen sang juru taktik sudah terlihat sejak dulu.

Laju Timnas Mesir di Piala Dunia terhenti pada babak 16 besar. The Pharaohs didepak juara bertahan Argentina dengan skor 3-2 di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026).

Mesir sedianya sudah unggul 2-0 lewat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico. Argentina mengembalikan kedudukan lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.

Hossam Hassan menumpahkan kekesalan selepas pertandingan. Dia terekam kamera marah-marah dan berteriak ke arah wasit, penonton, hingga pelatih Argentina Lionel Scaloni.

Tidak hanya itu, Hassan juga kedapatan meludah ke arah penggemar Argentina di tribun yang membentangkan bendera Israel. Pelatih berusia 59 tahun itu juga menghampiri juru potret dengan raut emosi, sebelum dipisahkan salah seorang staf Timnas Mesir.

Kekesalan kembali dilontarkan Hossam Hassan selepas pertandingan. Dia menuding Argentina mendapat 'bantuan' dari wasit hingga FIFA demi menyingkirkan Mesir.

"Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia dalam kompetisi ini. Mungkin mereka ingin Messi tetap bersaing," kata Hassan usai laga Argentina vs Mesir.

"Dalam sepakbola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia itu (Argentina) mendapat dukungan di semua tingkatan," sindirnya.

[Halaman Berikutnya: Rekam Jejak Emosiona Hossam Hassan]




(bay/mrp)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork