Kylian Mbappe bersinar saat Prancis mengalahkan Maroko pada laga perempatfinal Piala Dunia 2026. Golnya disebut seperti sihir.
Prancis memetik kemenangan 2-0 atas Maroko. Dalam laga di Stadion Dallas, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi penentu kemenangan Les Bleus.
Mbappe sempat gagal mencetak gol via titik putih pada menit ke-28. Prancis ditahan Maroko pada babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebuntuan Prancis sirna pada menit ke-60. Tendangan melengkung Mbappe gagal ditahan oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Prancis menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Kali ini, Dembele yang melepaskan tembakan mendatar untuk menjebol gawang Maroko.
Mantan pemain Atlas Lions, Hassan Kachloul, memberi pujian tinggi untuk Mbappe. Strategi Mohamed Ouahbi juga dinilai sudah tepat sebab mampu menahan Prancis selama satu jam.
"Pada fase turnamen seperti ini, segalanya adalah tentang hasil akhir. Jika Anda menerapkan formasi taktis yang terorganisasi dengan baik dan bisa kembali ke ruang ganti saat turun minum dengan skor 0-0 melawan Prancis, Anda akan merasa bahwa rencana Anda berjalan dengan benar," kata Kachloul seperti dikabarkan oleh BBC.
"Rencananya adalah bertahan selama satu jam dan mencoba memenangi pertandingan setelahnya. Gol pertama itu lahir dari kejeniusan Kylian [Mbappe].
Jika Anda bermain terbuka dan meladeni Prancis secara frontal, Anda akan membuka celah di pertahanan sendiri. Di sinilah tim-tim seperti mereka sangat berbahaya dan akan menghukum Anda lewat serangan balik. Rencana itu sebenarnya berjalan baik; jika Anda bisa mencuri gol di 10 atau 15 menit terakhir pertandingan, itulah yang ingin mereka lakukan," kata dia menambahkan.
Saksikan Live DetikSore:
(cas/ran)
