Timnas Argentna

Pemain Argentina: Malvinas Milik Kami!

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Atlanta -

Selebrasi pemain Argentina usai mengalahkan Inggris bisa jadi masalah besar. Sebab, Tim Tango membawa-bawa Pulau Malvinas. Duh!

Argentina melaju lagi ke final Piala Dunia untuk dua edisi beruntun. Kali ini pasukan Lionel Scaloni itu menang dramatis 2-1 atas Inggris lewat gol-gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di 10 menit akhir laga.

Bagi Argentina, mereka berpotensi menyamai catatan langka Brasil sebagai negara terakhir yang mempertahankan gelar juara dunia 1958 dan 1962.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wajar jika para pemain Argentina merayakan dengan suka cita kelolosan ini, terlebih dengan mengalahkan Inggris, lawan yang juga dihadapi secara politik di luar lapangan.

Sebelum kickoff, laga ini sudah dipanaskan terkait isu Kepulauan Falkland (Malvinas) yang membuat kedua negara berkonflik panjang sejak 1982. Saat itu Inggris, yang mengklaim Malvinas sebagai milik mereka, mengalahkan Argentina dalam perang.

ADVERTISEMENT

Sampai saat ini Argentina masih menganggap Kepulauan Falkland adalah milik mereka, sekalipun hasil referendum tahun 2013 menyatakan mayoritas masyarakat di sana tetap ingin berada di bawah kekuasaan Inggris.

Bahkan sentimen nasionalisme sudah dilontarkan Wakil Presiden Argentina Victoria Villarruel. Maka kemenangan atas Inggris berlipat ganda maknanya dan konflik itu terbawa sampai lapangan.

Di akhir laga, Giovani Lo Celso terlihat membawa spanduk bertuliskan 'Las Malvinas Son Argentina' alias 'Malvinas adalah Argentina', yang dibentangkan di depan tribune yang berisikan para pendukungnya.

Lalu, setelah itu diikuti para pemain Argentina lain seperti, Lionel Messi, Cristian Romero, dan Lautaro Martinez. Nicolas Otamendi kemudian meminta Lo Celso untuk menurunkan spanduk itu ke tanah.

Sontak kejadian ini viral dan FIFA bisa saja mengusut apabila ada laporan wasit terkait itu. Sebab aksi pemain Argentina itu melanggar Law of The Games, bahwa atribut politik dilarang muncul di pertandingan.

The Athletic sudah meminta komentar FIFA dan Federasi Sepakbola Argentina (AFA), tapi belum ada tanggapan. Sebagai informasi, Argentina pernah dihukum denda 20 ribu dolar AS karena spanduk serupa pada 2014.

Saksikan Live DetikPagi:


(mrp/yna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT