Laporte Minta Wasit Objektif Jelang Hadapi Argentina

Adhi Prasetya - detikSport
Sabtu, 18 Jul 2026 16:30 WIB
Bek Timnas Spanyol Aymeric Laporte. Foto: Getty Images/Image Photo Agency
Jakarta - Bek Timnas Spanyol Aymeric Laporte menyoroti aksi kontak fisik yang kerap ditunjukkan Argentina jelang pertemuan kedua tim di final Piala Dunia 2026. Ia meminta wasit bisa bersikap tegas dalam mengambil keputusan.

Sejak awal turnamen, Argentina dituding mendapat perlakuan istimewa oleh wasit. Mulai dari Aljazair, Mesir, hingga Swiss yang menjadi lawan mereka telah mengeluarkan komentar negatif tentang permainan tim asuhan Lionel Scaloni.

Argentina tercatat hanya menerima sembilan kartu kuning dan tak pernah mendapat kartu merah. Ada pula sejumlah aksi yang di laga lain akan menjadi sebuah hukuman namun tak berakhir sama jika Argentina yang bertanding.

Momen Lionel Messi menekel Aissa Mandi dari belakang saat Argentina melawan Aljazair namun tak mendapat hukuman apa-apa. Foto: Getty Images/Omar Vega

Contohnya saat mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal pada Kamis (16/7) lalu. Enzo Fernandez terlihat memukul leher Elliot Anderson saat laga baru berjalan tiga menit, namun lolos dari hukuman kartu.

Kemudian gol kedua Argentina dituding sejumlah fan Inggris berawal dari pelanggaran Lionel Messi yang merebut bola dari Djed Spence sebelum melepaskan crosing ke arah Lautaro Martinez yang membobol gawang Jordan Pickford. Namun tak ada peninjauan ulang terkait hal itu.

Laporte sadar akan hal ini. Untuk laga sekrusial final Piala Dunia, ia mendesak Slavko Vincic selaku wasit laga final bisa adil dalam memimpin laga. Jika tidak, akibatnya bisa fatal.

"Sudah menjadi tugas wasit untuk mengendalikan hal-hal ini agar situasi tidak menjadi di luar kendali," kata Laporte kepada Marca dan dikutip BBC.

"Jika satu atau dua pemain dibiarkan bertindak seperti itu, pertandingan akan berubah menjadi kekacauan."

"Saya sama sekali tidak khawatir tentang agresi dalam konteks sepak bola. Jika sesuai aturan dan wasit menjalankan tugasnya, saya tidak punya masalah dengan itu."

"Namun, memang benar bahwa dalam pertandingan baru-baru ini kita telah melihat hal-hal yang benar-benar mengejutkan kita - tindakan yang dibiarkan begitu saja.

"Terutama dengan Argentina. Mereka adalah tim yang suka meninggalkan bekas pada lawan mereka. Hal semacam itu seharusnya tidak diperbolehkan dalam sepak bola - terutama dalam kompetisi besar - karena dapat membuat Anda gelisah dan marah," tegasnya.

Duel Spanyol vs Argentina akan menjadi penutup Piala Dunia 2026, yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim. Laga penentu ini akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.




(adp/cas)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork