Prancis dihajar Inggris dalam perebutan posisi tiga Piala Dunia 2026. Gelandang Adrien Rabiot menyebut permainan Les Bleus memalukan, juga ceroboh.
Prancis dihajar 4-6 oleh Inggris di Miami Stadium, Minggu (19/7) dini hari WIB. The Three Lions yang akhirnya merebut posisi tiga turnamen.
Di laga itu, Prancis tampil memble sejak awal. Inggris mampu unggul 4-0 lebih dulu lewat gol cepat Declan Rice di menit ke-3, tandukan Ezri Konsa di menit ke-18, serta dua gol dari Bukayo Saka pada menit ke-37 dan 45+1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua, Prancis sempat mengejar jadi 3-4 lewat brace Kylian Mbappe pada menit ke-48 dan 66 serta satu gol Bradley Barcola di menit ke-55.
Inggris kemudian menjauhkan keunggulan lagi lewat hat-trick Saka di menit ke-87. Ousmane Dembele sempat menipiskan ketertinggalan Prancis lagi di menit ke-90+6, namun gol pamungkas Jude Bellingham di menit ke-90+8 menegaskan keunggulan Inggris.
Usai laga, Rabiot menilai permainan Prancis memalukan, khususnya di babak pertama. Ia mengaku kecewa melihat penampilan beberapa rekannya.
"Kami mengawali babak pertama dengan sangat memalukan (ketinggalan 0-4)," katanya kepada BeIN Sports.
"Saya melihat perilaku dari beberapa pemain yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Ini agak mengecewakan, karena ini adalah pertandingan terakhir untuk tampil bagus di kompetisi ini."
"Ada banyak kekecewaan setelah kekalahan melawan Spanyol, tetapi masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan hingga akhir, dan kami tidak bisa begitu saja puas dengan permainan ceroboh seperti itu."
"Kami berdiskusi saat jeda, kami meyakinkan diri kami harus menunjukkan kebanggaan, dan penampilan di babak kedua jauh lebih baik, karena di babak pertama, beberapa perilaku memang tidak dapat diterima," ungkapnya.
Bagi Prancis, mereka merebut posisi keempat untuk kedua kalinya di Piala Dunia, dengan yang pertama diraih pada edisi 1982. Sementara Inggris finis bisa posisi terbaiknya sejak 1966.
(yna/aff)
