Pemain timnas Argentina membentang spanduk kontroversial bertuliskan

Scaloni Tak Tahu Apa-apa Soal Spanduk Malvinas

Putra Rusdi K - detikSport
Buenos Aires -

Pelatih Argentina,Lionel Scaloni, mengaku tak tahu apa-apa soal insiden spanduk Malvinas di laga melawan Inggris. Ia juga belum tahu apakah Tim Tango dapat sanksi.

Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia. Tim Tango kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, AS pada Senin (20/7) dini hari WIB. Ferran Torres cetak gol kemenangan di babak perpanjangan waktu.

Meski Piala Dunia 2026 telah usai, Argentina masih menanti sanksi dari. Hal ini berkaitan dengan tindakan para pemain Argentina membentangkan spanduk dengan pesan Malvinas milik Argentina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spanduk tersebut dibentangkan usai Argentina menang 2-1 atas Inggris pada laga semifinal di Atlanta Stadium. Malvinas atau Falkland merupakan pulau yang diperebutkan Argentina dan Inggris sejak 1982.

Argentina masih menganggap Kepulauan Falkland atau Malvinas adalah milik mereka. Walaupun, hasil referendum tahun 2013 menyatakan mayoritas masyarakat di sana tetap ingin berada di bawah kekuasaan Inggris.

ADVERTISEMENT

FIFA masih melakukan investigasi terkait tindakan pemain Argentina membentangkan spanduk tersebut. Pemain Albiceleste terancam sanksi karena melanggar aturan Piala Dunia larangan membawa pesan politik di pertandingan.

Pasal 34.3 aturan Piala Dunia melarang pemain menampilkan pesan atau slogan politik apa pun sebelum, selama, atau setelah pertandingan.

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, yang sudah kembali negaranya usai Piala Dunia tak banyak berkomentar soal spanduk Malvinas di laga melawan Inggris. Ia mengaku tidak tahu apa-apa soal insiden tersebut. Soal sanksi, Scaloni juga belum mendapatkan kabar apapun dari FIFA.

"Saya tidak tahu. Saya tidak mengetahui apa pun. Saya tidak tahu apakah sesuatu akan terjadi di masa depan. Tidak ada yang memberi tahu kami apa pun. Kita akan mencari tahu apakah ada sesuatu yang perlu diketahui," kata Scaloni dikutip dari Diario AS.


(pur/bay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT