Alexis Mac Allister

Pesan Mac Allister buat Fans Argentina: Mari Menangis dan Bangkit!

Bayu Baskoro - detikSport
Buenos Aires -

Alexis Mac Allister menumpahkan unek-uneknya selepas Piala Dunia 2026. Pemain Argentina itu berterima kasih kepada fans yang selalu mendukung Tim Tango.

Timnas Argentina kalah di final Piala Dunia 2026. Pasukan Lionel Scaloni takluk 0-1 dari Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7).

Kekalahan ini membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia yang mereka menangkan pada 2022. Enzo Fernandez cs pulang dengan air mata, tapi tetap disambut secara terhormat di negaranya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skuad Argentina tiba di Buenos Aires pada Selasa (21/7). Para pemain kemudian dibawa dengan arak-arak bus atap terbuka dan disambut ribuan fans yang sudah menunggu di pinggir jalan.

ADVERTISEMENT

Antusiasme fans yang tetap besar buat Argentina membuat hari Alexis Mac Allister. Dia berterima kasih atas dukungan suporter yang setia menemani di saat senang dan sulit.

"Ada momen-momen yang akan selalu terukir dalam hidup dan hati kami. Sama seperti saya tidak akan pernah melupakan hari itu di tahun 2022 ketika, dengan medali Piala Dunia kami, kami berjalan, menangis, dan merayakan bersama rakyat kami di jalan-jalan Buenos Aires, Piala ini juga meninggalkan kami dengan dua gambar yang tak terlupakan yang mencerminkan hubungan rakyat dengan tim ini dan yang merupakan penyejuk jiwa setiap orang Argentina," Mac Alister menuliskan di Instagram.

"Yang pertama adalah ketika, setelah menerima medali runner-up Piala Dunia, warga Argentina di stadion bersorak gembira. Keluarga, teman, dan penggemar membuat perayaan lainnya tampak tidak berarti. Yang kedua adalah sambutan yang kami terima di Buenos Aires. Hujan dan dingin, tetapi dengan cinta untuk negara kami dan untuk tim ini yang tidak dapat diremehkan. Maaf jika saya mengatakan ini, tetapi kalian semua benar-benar gila dan kami menyukainya!"

"Mari kita menangis, karena kita orang Argentina dan kita selalu ingin menang. Namun setelah menangis, mari kita bangkit, bersatu, dan maju, karena ini belum berakhir. Dan akhir-akhir ini ibu saya mengingatkan saya pada sebuah pepatah populer: "Jika ada pertandingan ulang, jangan takut"," ujarnya.


(bay/nds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT