Legenda Timnas Jerman Rudi Voeller menyindir Argentina. Menurutnya permainan Tim Tango bukan contoh bagus untuk ditiru.
Piala Dunia 2026 memang sudah berakhir. Namun, komentar-komentar miring perihal performa Timnas Argentina masih berseliweran di lini masa media sosial.
Timnas Argentina memang jadi sorotan utama sepanjang Piala Dunia 2026. Lionel Messi cs dituding mendapat 'bantuan' dari wasit, hingga menunjukkan permainan keras dan kasar saat kalah dari Spanyol dalam laga final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi Voeller jadi sosok paling anyar yang mengkritik Argentina. Jawara Piala Dunia 1990 bersama Jerman (waktu itu masih Jerman Barat) ini tak habis pikir bagaimana Albiceleste bisa jadi tolak ukur permainan di lapangan.
"Kami, sebagai orang Jerman, harus bertahan lebih baik. Banyak orang menunjuk Argentina sebagai contoh, tapi saya pikir itu contoh yang salah," kata Voeller, dilansir dari AS Diario.
"Tiba-tiba, Argentina menjadi tolok ukur utama. Saya merasa itu sedikit munafik. Saya tidak menginginkan tim yang bermain seperti Argentina. Itu tidak ada hubungannya dengan sepakbola."
"Ya, mereka adalah juara dunia dan kali ini mereka finis sebagai runner-up. Namun jujur, saya tidak mengerti semua pujian itu," sindirnya.
😳🇩🇪 Check out the criticism of Rudi Völler, the Sporting Director of the German Football Association on Argentina's style of play:
— Football Tweet ⚽ (@Footballtweet) July 28, 2026
🗣️ "Many want to copy Argentina's process... it was a bad example. Many took it as a model, but it seems to me like a bit of a hypocritical… pic.twitter.com/G9MtiqcZiI
Voeller justru berharap Timnas Jerman bisa meniru apa yang ditampilkan Spanyol di Piala Dunia 2026. Tim Matador bertahan dengan baik, hanya kebobolan sekali sepanjang turnamen, bahkan berhasil keluar sebagai kampiun.
Rudi Voeller saat ini bertugas sebagai direktur olahraga Timnas Jerman. Dia ikut andil menentukan langkah panjang Die Mannschaft yang kini di bawah asuhan pelatih anyar Juergen Klopp.
(bay/ran)
