DetikSport
Rabu 08 Feb 2017, 01:13 WIB

Rossi dan Vinales Kombinasi Fantastis bagi Yamaha

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Rossi dan Vinales Kombinasi Fantastis bagi Yamaha Foto: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Milan - Bos Yamaha Lin Jarvis meyakini adanya atmosfer positif di antara Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Keduanya disebutnya akan jadi kombinasi yang sangat baik.

Rossi bertandem dengan Jorge Lorenzo di Yamaha dari 2007-2010, dan setelah pebalap Italia itu kembali dari Ducati pada 2013. Duet Rossi dan Lorenzo pernah menghadirkan triple crown: pebalap, tim, dan konstuktor pada 2008, 2009, 2010, dan 2015.

Kendati demikian, relasi Rossi dan Lorenzo tidak mulus. Kedua pebalap itu beberapa kali terlibat persaingan sengit di dalam lintasan beberapa kali sampai akhirnya Lorenzo hengkang ke Ducati pada tahun ini.

Yamaha kemudian merekrut Vinales dari Suzuki. Pebalap Spanyol itu bersinar di musim lalu dan berpotensi jadi kuda hitam dalam perburuan gelar juara musim ini menyusul performa apik di dua tes pramusim di Valencia dan Sepang.

"Sejauh ini saya harus bilang (hubungan) sangat baik ... Mereka saling menghormati -- Valentino selalu menjadi idola Maverick dan dia terus menganggapnya demikian," ungkap Jarvis di Crash.net. "Jadi tidak ada rasa permusuhan di antara kedua pebalap. Ini benar-benar bagus dan seperti embusan udara segar terus terang saat ini."

"Apa yang menggembirakan di akhir tes terakhir adalah, para pebalap biasanya berada di daerah masing-masing, menyudahi pekerjaan mereka dan kembali ke hotel. Tapi Maverick sangat penasaran, termotivasi, dan dia mendatangi Valentino: 'Bagaimana dengan ini? Bagaimana dengan itu? Bagaimana menurutmu?' Anda bisa melihat Valentino kemudian ikut termotivasi."

"Valentino -- jujur saja -- adalah pebalap terhebat yang pernah ada. Jadi bagi kami dengan memiliki pebalap terhebat dalam sejarah, dengan bakat baru terhebat, maka itu adalah sebuah kombinasi yang fantastis. Brilian," cetus Jarvis.

"Valentino juga senang berbagi. Memang dia tidak suka dikalahkan, tapi Anda bisa lihat dengan akademi dia, dia ingin membagi pengalamannya dengan para pebalap muda. Kami bukannya salah beranggapan, karena kalau sudah berada di akhir musim dan mereka berdua bertarung kejuaraan maka dinamikanya berubah. Sementara itu, kami mulai dengan sebuah perasaan yang baik di garasi."
(rin/cas)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed