DetikSport
Senin 05 Juni 2017, 08:47 WIB

Air Mata Bahagia Petrucci di Mugello

Randy Prasatya - detikSport
Air Mata Bahagia Petrucci di Mugello Foto: Danilo Petrucci di podium MotoGP Italia (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Mugello - Danilo Petrucci tak kuasa menahan emosinya setelah naik podium ketiga di MotoGP Italia. Pebalap Pramac Racing itu pun meneteskan air mata bahagia.

Petrucci memulai lomba di Sirkuit Mugello, Minggu (4/6/2017) dari posisi kesembilan. Dia perlahan-lahan menyalip pebalap-pebalap di depannya dan menyudahi balapan di posisi ketiga. Rider berusia 26 tahun itu pun berhak naik podium bersama Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales.

Naik podium adalah barang langka untuk Petrucci. Dalam kariernya di MotoGP sejak 2012 lalu, dia baru dua kali naik podium. Akan tetapi, podium kali ini lebih spesial lantaran didapat di negaranya sendiri.

Oleh karena itulah, tak mengherankan jika Petrucci begitu bahagia. Dia pun terlihat mengusap air mata bahagianya ketika naik podium.

"Ini luar biasa. Jika seseorang bertanya kepada saya 'apa yang bisa Anda berikan untuk tetap di podium pada hari Minggu?' Saya jawab, saya bisa saja menjual rumah saya untuk tetap di podium," ujar Petrucci di Crash.net.

"Saya tahu bahwa di balapan-balapan sebelumnya saya memulai dengan sangat, sangat buruk, tapi pada akhirnya saya cukup cepat dalam balapan. Hari ini saya tahu bahwa saya harus tetap bersama para pebalap terdepan. Ketika saya berada di posisi keempat di belakang Maverick, Dovi, dan Valentino, saya bilang 'Kau di posisi keempat. Tunggu sampai lap terakhir'. Tapi, setelahnya saya bilang 'Ini balapan kandangmu. Coba!" katanya.

"Saya benar-benar memberikan semua yang saya miliki. Setelah Jerez, bos saya Paolo Campinoti, bos Pramac, mengatakan bahwa 'hari ini kamu menjalani balapan yang bagus, tapi di Mugello kamu harus memberikan hadiah yang bagus.' Saya jawab, 'di mana saya harus membelinya?'. Lalu saya tahu bahwa tak mungkin membeli podium. Saya bilang, 'saya finis di posisi tiga besar'," tutur Petrucci.

"Pabrik Ducati kami 45 menit dari sini. Workshop kami di Sienna, itu kurang dari sejam dari sini, masih di Tuscany. Rumah saya dua jam dari sini, jadi ini benar-benar balapan kandang kami. Ada tekanan besar, tapi saya bisa mengatasinya di sepanjang akhir pekan. Ini luar biasa," katanya.



(mfi/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed