DetikSport
Senin 13 November 2017, 09:36 WIB

Ducati Tak Salahkan Lorenzo, tapi...

Doni Wahyudi - detikSport
Ducati Tak Salahkan Lorenzo, tapi... Foto: Instagram @jorgelorenzo99
Jakarta - Kubu Ducati tak menyalahkan Jorge Lorenzo yang menolak memberi posisinya pada Andrea Dovizioso.

Berulang kali kubu Ducati mengirim pesan ke Lorenzo untuk memberikan posisi empat yang dia tempati pada Dovizioso. Tapi pesan-pesan yang disampaikan melalui dashboard motor dan pit-board tak digubris oleh Lorenzo.

Dalam pernyataannya usai balapan, Lorenzo membela diri dengan mengatakan kalau dia justru membantu Dovi dari posisi depan. Pembelaan Lorenzo itu diterima oleh Ducati.





"Jadi, sejujurnya, Anda tidak bisa menilai dengan sempurna dari apa yang dilihat di layar televisi. Dan jika seorang pebalap tahu dirinya punya kecepatan untuk mendekatkan jarak dengan rider di depannya, dan pebalap lain mengikuti di belakang untuk mendapatkan keuntungan karena mengikuti jalur yang bersih, saya pikir itu tak masalah," ucap Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti.

Aksi Lorenzo menolak memberi posisinya pada Dovi juga tak membuat Ducati kecewa. Kekecewaan akan datang seandainya Marquez jatuh dan Lorenzo yang menjadi juara.

"Kami tidak kecewa. Kami akan kecewa jika Marc jatuh dan Lorenzo menang, sementara Dovi kedua. Tapi kasusnya tidak seperti itu."



"Seperti yang saya katakan, kadang Anda membuat penilaian berdasar apa yang Anda lihat. Tapi pebalap di atas motor, dia tahu jika dia bisa memaksimalkan, jika dia punya jarak, jika dia bisa merapatkan jarak dengan pebalap di depan dan membantu rekannya," lanjut Ciabatti seperti diberitakan Crash.

Meski begitu, Ciabatti tak menyangkal kalau usaha untuk meminta Lorenzo 'mundur' terus dilakukan. Sebabnya mereka merasa di beberapa bagian sirkuit Dovi justru lebih cepat.

"Dalam pandangan kami, di beberapa area, Lorenzo menghambat Dovi," tegasnya.
(din/raw)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed