DetikSport
Senin 04 Juni 2018, 11:54 WIB

Crash-nya di MotoGP Italia Disambut Sorak Sorai, Ini Respons Marquez

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Crash-nya di MotoGP Italia Disambut Sorak Sorai, Ini Respons Marquez Marc Marquez finis di posisi ke-16 dalam balapan MotoGP Italia (Foto: Filippo Monteforte/AFP)
Scarperia - Marc Marquez mendapatkan sambutan tak ramah di MotoGP Italia. Tak cuma disoraki di Mugello, Marquez juga mendapati fans merayakan kecelakaan yang ia alami.

Marquez mengalami crash ketika balapan MotoGP Italia 2018 di Sirkuit Mugello, Minggu (3/6/2018), memasuki putaran kelima. Pebalap Repsol Honda itu melebar di tikungan 10, lalu terjatuh di gravel.

Dengan bantuan para marshall, Marquez bisa meneruskan balapan. Akan tetapi, karena sudah tertinggal jauh, ia akhirnya cuma finis di posisi ke-16 dan tak mendapatkan poin.


Menariknya, peristiwa jatuhnya Marquez justru disambut dengan sorak sorai oleh sebagian fans di Mugello, mirip dengan ketika fans sepakbola merayakan terjadinya gol dalam sebuah pertandingan.

Sejak awal Marquez memang mendapatkan sambutan kurang ramah di Mugello. Setiap kali kamera menyorot aksinya, fans yang melihat lewat layar besar kompak mencemoohnya.

Marquez sebenarnya tak asing dengan sambutan semacam ini. Setahun yang lalu, ia mengalami crash dalam sesi pemanasan di Misano dan fans juga menyambutnya dengan sorak sorai. Tapi, ketika itu Marquez melakukan pembalasan sempurna dengan memenangi balapan setelah mengalahkan Danilo Petrucci.

"Well, ini sudah saya duga. Merayakan crash yang dialami seorang pebalap adalah sesuatu yang menyedihkan karena kami mengambil risiko di trek. Saya tak tahu apakah banyak orang 'merayakan' crash saya hari ini, tapi rasanya aneh ketika mereka merayakan crash seorang pebalap lebih dari kemenangan pebalap lainnya. Ini adalah hal aneh dalam balap motor," tutur Marquez seperti dikutip Crash.net.


Marquez juga tak habis pikir kenapa fans masih sempat-sempatnya mengejek ketika dua hari sebelumnya Michele Pirro mengalami crash mengerikan di sirkuit yang sama sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

"Faktor-faktor yang berbeda juga berarti kami tiba 'di sini'. Bagi saya, ini sudah mengatakan semuanya ketika pada hari Jumat kita melihat seorang pebalap di gravel dan kita tak tahu kondisinya dan apakah dia masih hidup atau sudah meninggal -- karena bisa Anda bayangkan sebuah crash dalam kecepatan 300 km/jam -- dan mereka cuma fokus pada mengejek yang mereka lihat di depan kamera. Ini sudah mengatakan semuanya," kata Marquez.

Seri MotoGP berikutnya adalah MotoGP Catalunya, salah satu balapan kandang untuk Marquez. Marquez berharap fansnya menaruh respek untuk semua pebalap.

"Saya pernah mengatakan pada 2015 dan 2016 bahwa saya berharap mereka mendukung balapan seperti halnya mendukung saya dan menghormati semua pebalap. Inilah yang paling penting," tuturnya.

"Jika Anda ingin merayakan kecelakaan yang dialami seorang pebalap, rayakanlah 'di dalam'. Ini adalah balap motor dan kami mempertaruhkan hidup kami di lintasan. Ini adalah sesuatu yang tak bisa kami kontrol, tapi saya meminta fans saya untuk tak pernah melakukannya kepada pebalap lain," kata pebalap Spanyol itu.



Saksikan juga video "Lorenzo Terdepan di MotoGP Italia 2018" berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]





(mfi/rin)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed