DetikSport
Senin 06 Agustus 2018, 01:04 WIB

Karena Marquez Tak Mau Nekat

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Karena Marquez Tak Mau Nekat Foto: David W Cerny/Reuters
Brno - Marc Marquez sesungguhnya punya peluang memenangi MotoGP Republik Ceko. Rider Repsol Honda itu tak mau melakukan manuver yang terlalu berani kepada duo Ducati.

Melakoni balapan ke-100, Marquez start dari urutan ketiga di Sirkuit Brno, Minggu (5/8/2018). Pebalap Spanyol itu harus puas dengan finis ketiga di belakang Jorge Lorenzo dan sang pemenang Andrea Dovizioso.

Ketiga pebalap terlibat pertarungan seru sampai tiga putaran terakhir. Marquez dan Lorenzo sempat mengalami senggolan, namun pebalap yang disebut terakhir mampu mengasapi Marquez untuk finis di depan sekaligus merebut posisi kedua setelah Dovizioso.


"Selama balapan, aku merasa nyaman, aku merasa tangguh dengan motornya, kecepatanku juga bagus, aku bisa balapan dengan baik untuk menghemat ban," Marquez menerangkan di Autosport.

"Tapi masalah datang ketika [aku] butuh bertarung melawan pebalap-pebalap Ducati, karena mereka benar-benar punya akselerasi yang kuat. [Faktanya] lebih dari akselerasi -- kecepatan tertinggi -- dan titik pengereman yang sangat kuat."


"Tadi sangat sulit menyalip mereka, tapi aku berkata 'Baiklah, aku akan mencoba tapi jangan gila-gilaan'," ungkap Marquez.

Meski demikian, raihan 16 poin masih menempatkan Marquez di peringkat teratas klasemen. Mengoleksi 181 poin, Marquez memimpin dengan selisih 49 poin dari rival terdekatnya Valentino Rossi.

Balapan berikutnya akan digelar di Austria, 12 Agustus.


(rin/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed