detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 08 Jul 2019 12:44 WIB

Demi Masa Depan, Ducati Mesti Fokus ke Tikungan

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Andrea Dovizioso mengeluhkan kecepatan Desmosedici di tikungan. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizioso mengeluhkan kecepatan Desmosedici di tikungan. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - Andrea Dovizioso menyebut salah satu persoalan terbesar Ducati saat ini ada di tikungan. Persoalan itu sangat berpengaruh ke konsumsi ban.

Dovizioso menyelesaikan MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (7/7/2019) malam WIB di posisi lima. Hasil itu tak bisa dibilang buruk karena rider Mission Winnow Ducati itu start dari posisi 13.

Namun Ducati juga tak bisa tenang-tenang saja. Sebab keberhasilan Dovizioso finis kelima juga terbantu dua pebalap yang terjatuh, yakni Fabio Quartararo dan Alex Rins.




Selain itu jarak dengan Marc Marquez yang juara begitu lebar, padahal Dovizioso sedang bertarung dengan rider Repsol Honda itu di kejuaraan dunia. Kedua pebalap berjarak 16,669 detik satu sama lain.

Dovizioso menyebut bahwa, untuk membuat Desmosedici-nya lebih konsisten dari sirkuit ke sirkuit, tim perlu membenahi problem di tikungan. Di Sachsenring yang penuh dengan tikungan-tikungan cepat, Desmosedici tak bertaji.

Banyak waktu yang hilang di bagian tengah tikungan, dengan satu-satunya cara mengompensasi adalah lebih cepat membuka gas. Namun konsekuensinya adalah ban juga cepat habis.

Dovizioso ingin Ducati fokus membenahi ini, khususnya untuk jangka panjang.




"Saya rasa kami tiba di momen, di mana kini lebih jelas bahwa seharusnya di masa lalu kami mesti fokus ke performa di belokan karena kami cukup bagus di area lain. Tapi area itu (belokan) sangat-sagat buruk," ujar Dovizioso dikutip Crash.

"Kami menghabiskan ban-ban, kami harus melakukannya agar bisa kencang. Kami terlalu lambat di tengah tikungan dan satu-satunya cara untuk melaju lebih cepat adalah dengan berakselerasi. Kalau Anda tancap gas, Anda menggunakan ban lebih banyak."

"Sudah sejak latihan kami sedikit lambat. Kalau Anda lebih lambat dan harus memaksa ban, maka di akhir balapan selisihnya besar. Saya rasa kami perlu strategi untuk masa depan, bukan untuk saat ini."




"Ketika kami berbicara soal berbelok, itu sangat sulit, dan inilah alasan kami tak bisa menemukan apapun pada saat ini. Kami harus lebih terlibat pada hal tersebut," imbuhnya.

Dovizioso saat ini masih berada di posisi dua klasemen kejuaraan dunia dengan 127 poin, di belakang Marquez yang sudah mengoleksi 185 poin. (raw/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed