Demikianlah fakta unik yang dimiliki Ducati jelang bergulirnya MotoGP Jepang akhir pekan ini. Saat tak pernah mampu menang pada balapan kandang MotoGP Italia di Mugello, Ducati justru menunjukkan hasil gemilang di Sirkuit Motegi yang merupakan kandang Yamaha, Honda dan Kawasaki.
Bayangkan, dalam tiga musim terakhir Ducati selalu mampu berdiri podium tertinggi. Memang bukan Casey Stoner yang meraihnya karena hat-trick kemenangan tersebut diraih Loris Capirossi, namun dengan statistik tersebut bisa saja Ducati meraih hasil serupa yang berujung tertundanya pesta juara Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau Ducati selalu jadi kampiun pada tiga balapan terakhir di Motegi maka hal berkebalikan terjadi pada Rossi. Tahun 2005 The Doctor gagal menyelesaikan balapan, posisi runner up memang berhasil diraih pada musim 2006 tapi tahun lalu dia kembali jeblok setelah menyelesaikan balapan di posisi 13.
Tidak relevan mungkin membandingkan Rossi tahun lalu dengan musim ini karena performa Yamaha sudah jauh membaik, jangan lupakan juga kalau musim lalu dia banyak terkendala dengan ban Michelin. Tapi Stoner juga punya kenangan manis di sirkuit ini musim lalu, di mana dia memastikan titel juara dunianya yang pertama.
"Saya meraih hasil yang berbeda-beda di Motegi - beberapa hasil bagus dan beberapa hasil buruk. Yang pasti, kenangan terbaik adalah tahun lalu saat saya memastikan titel juara, tapi saya selalu memandang ke masa depan dibanding terus berkaca pada masa lalu," sahut Stoner.
(din/roz)











































