Cedera lama di bagian pergelangan tangan belakangan ini menghinggapi Stoner lagi. Pembalap Ducati itu lantas telah disarankan untuk segera naik meja operasi, meski dia masih ingin menundanya sampai akhir musim.
Proses operasi tersebut dikatakan Stoner harus dilakukan untuk menyelamatkan karir membalapnya. Dia menambahkan bahwa tiga orang dokter di tiga buah negara sudah menyatakan bahwa operasi adalah hal yang tak terelakkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Stoner bisa berkendara sebagaimana yang dilakukannya di hari Minggu, maka operasi bisa berbahaya. Itu dikarenakan letaknya ada di area di mana persediaan darah tidaklah banyak, dan ada kemungkinan tulangnya takkan pulih terbentuk lagi," analisa Costa kepada Gazzetta dello Sport yang diwartakan Autosport.
Dampak terburuk akibat hal tersebut, imbuh Costa, adalah Stoner nantinya harus pensiun sebagai pembalap. "Hal semacam itulah yang memaksa Kevin Schwantz dan Doriano Romboni untuk mundur."
Setelah mengalami sejumlah crash di musim 1994, Schwantz yang adalah salah satu pembalap motor legendaris Amerika Serikat tersebut terpaksa pensiun di awal musim 1995.
Hal serupa dialami oleh Ramboni yang pada awal musim 1999 tampil apik di ajang Superbike. Laju positif pembalap Italia yang saat itu menunggangi Ducati tersebut harus berakhir dengan tragedi setelah bertabrakan dengan Aaron Slight sehingga mendapat cedera kaki. Karir Ramboni langsung redup kendati sempat kembali sesaat tahun 2000 dan 2004.
(krs/a2s)











































