Β
Setelah berhasil jadi juara dunia tahun 2007, musim lalu Stoner takluk dari Rossi yang meraih gelar juara dunia keenamnya di kelas primer.
Ketidakmampuan Stoner mempertahankan gelar juaranya bisa dibilang juga tak lepas dari kesalahan di lintasan. Tercatat dua kali kekeliruan krusial, di Brno dan Misano, yang dia buat sehingga membuyarkan asa juara.
Akan tetapi, kesalahan diyakini bos tim Ducati Livio Suppo akan mendewasakan Stoner. Pembalap berusia 23 tahun itu akan belajar dari kegagalan dan jadi lebih tangguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mengalahkan Valentino tidaklah mudah dan dia mungkin pembalap tertangguh yang pernah ada. Kalau Casey perlu belajar sesuatu itu hanyalah menambah pengalaman dan tidak yang lain," lanjut Suppo.
Penilaian itu didasarinya dari evaluasi di musim 2008. Stoner terbukti mampu bangkit dari hasil buruk kendati pada akhirnya faktor kematangan yang lahir dari pengalaman bikin dia tergelincir.
"Pada 2008 dia membuktikan bisa comeback usai masa-masa sulit. Selain Qatar, di awal musim kami berupaya keras tapi dia bangkit dan memenangi tiga seri beruntun dan kami kembali bertarung."
"Kami lantas menjalani beberapa balapan sulit dan kesalahan di Brno dan Misano, tapi dia tetap mengakhiri musim dengan sangat kuat," tandas Suppo.
(krs/a2s)











































