Stoner mendapat cedera parah tersebut akibat kecelakaan yang dia alami Brno dan Misano tahun lalu. Akibatnya, pembalap asal Australia itu harus menjalani operasi pada 30 Oktober 2008.
Meski sudah lima bulan berlalu, kondisi pergelangan tangan Stoner ternyata belum pulih 100%. Tak heran kalau kubu Ducati menyimpan kekhawatiran akan kondisi pembalapnya itu mengingat seri pertama di Qatar tak sampai dua pekan lagi digelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh kami belum menjalani balapan sesungguhnya, kami tak bisa mengatakan apapun (bagaimana kondisi sesungguhnya), tapi dia lebih bahagia dibanding saat menjalani tes di Sepang yang memang sulit buatnya," ungkap Suppo seperti diberitakan Autosport.
"Mungkin dia tak akan bisa kembali ke kondisi semula. Itu seperti kaki Mick Doohan yang tak bisa pulih seperti semula, meski tetap bisa memilih dan memenangi lima gelar juara. Jadi saya tidak menyatakan kalau ityu merupakan sesuatu yang tak mungkin buat Casey untuk menggunakan pergelangan tangannya seperti semua, tapi dia mungkin harus menjalani hidup dengan kondisi seperti itu," lanjut dia.
Meski begitu Stoner sendiri justru tak merasa terlalu khawatir dengan kondisinya. Dengan proses penyembuhan yang terus berlangsung, dia yakin akan bisa tampil maksimal di Losail pada 12 April mendatang.
"Lengan saya semakin kuat dan kuat, dan itu bukan masalah saat mengendarai motor. Dengan dua pekan latihan, kondisinya akan sangat jauh membaik pada balapan pertama," yakin Stoner di Visordow.
(din/roz)











































