Β
Memulai balapan dari posisi terdepan, Lorenzo langsung kehilangan posisi selepas start. Posisi keempat lantas lebih sering ditempati si pembalap Yamaha itu, sebelum terjatuh dari M1-nya dan out dari balapan.
"Tempat keempat sebenarnya tak buruk-buruk amat, tapi ketika Anda ada di depan fans negeri sendiri, dengan sedemikian banyak adrenalin, Anda tentu berusaha sekuat tenaga," terang Lorenzo di Autosport.
Dengan derasnya adrenalin dalam diri itu, Lorenzo yang kelahiran Palma de Mallorca, Spanyol, 21 tahun silam tersebut pun mengaku berusaha keras memacu motornya. Tapi nafsu ngebut itu yang justru jadi bumerang buatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jatuh dan tak dapat angka jelas bikin Lorenzo kecewa, terlebih karena dia sudah memulai musim ini dengan mengesankan. Tapi ketimbang itu, ada hal lain yang bikin dia lebih kecewa: laju motor yang pelan dan kurang memuaskan.
"Sayangnya dengan suhu hari ini membuat pengaturan (motor) kami jadi tak bekerja (seperti dalam sesi kualifikasi) dan saat itu kami tak mengerti kenapa. Ini lebih mengecewakan dibandingkan crash yang sebenarnya," demikian Lorenzo. (krs/roz)











































