Dua seri terakhir hanya bisa dituntaskan Stoner di posisi tiga. Baik di Catalunya maupun di Assen dia hanya finis di belakang Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, dua rival utamanya musim ini.
MCN menyebut bahwa dalam dua balapan tersebut, Stoner mengalami kram perut parah. Pemuda berusia 23 tahun itu bahkan harus menahan sakit dan muntah dua kali di dalam helmnya ketika melaju di Catalunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, Stoner baru akan menjalani pemeriksaan menyeluruh usai balapan di Laguna Seca pada akhir pekan ini. Dia pun berharap kalau kali ini balapan bisa lebih baik ketimbang dua seri sebelumnya.
"Kami mengalami kemunduran yang sudah menghambat kami unjuk gigi di dua seri terakhir. Kami sudah melakukan banyak pembenahan di motor dan menemukan pengaturan tepat di dua balapan itu tapi saya tidak dalam kondisi baik untuk memanfaatkannya," terang Stoner.
"Kami langsung datang ke Amerika dari Assen dan belum ada waktu cukup buat memulihkan diri kendati saya merasa sudah lebih baik. Kami belajar dari pekan lalu bahwa gejala-gejala (sakit) ini tak bisa diremehkan," lanjut dia.
Stoner sendiri cukup yakin kalau dia bisa menorehkan hasil apik di Laguna Seca, walau dia juga tetap realistis dengan kendala yang ada. "Kami memiliki potensi untuk membuat hasil bagus lagi tapi kami harus menunggu sampai turun ke lintasan dan kita lihat bagaimana prosesnya nanti," tutup Stoner.
(krs/key)











































