Pada balapan MotoGP Inggris, Minggu (26/7/2009), Rossi tampaknya akan melaju ke podium satu dan menjauhkan diri dari dua rival beratnya, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner. Lorenzo sudah out dari balapan sedangkan Stoner salah pilih ban sehingga jauh tertinggal di belakang.
Dalam situasi tersebut, Rossi sepertinya terburu nafsu sehingga mengambil risiko yang tidak perlu. Mengambil resiko memang kadang berujung dengan hasil positif, tapi tidak kali ini karena dia lantas terjatuh dari motor dan kehilangan posisi satu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boleh jadi kali ini Rossi tak seperhitungan biasanya kala mengambil resiko di atas motor. Yang pasti, dia kini berusaha menarik pelajaran dari kesalahan tersebut, yang disebutnya sebagai kekeliruan kedua musim ini.
"Kini aku menyesali kesalahan itu, itu adalah kekeliruan strategi, aku harusnya bisa lebih cerdik. Ini adalah kali kedua aku bikin kesalahan dalam balapan musim ini, itu sangat disayangkan," tutur dia.
Untungnya, Rossi masih bisa kembali menunggangi motornya yang tidak rusak usai terjatuh. Sempat melorot ke luar 10 besar, dia tetap mampu finis di posisi lima.
"Untungnya motorku jatuh saat aku sedang pelan dan aku juga sudah mengayun sebisa mungkin sehingga motornya tak terlalu meluncur dan tidak rusak. Ini adalah 11 poin yang sangat berharga karena usai crash yang kualami, aku bisa cukup memulihkan posisi dengan cepat," tandas Rossi. (krs/key)
