Gara-gara sakit misterius, Stoner terpaksa absen membalap di tiga seri terakhir. Tak hadir di Republik Ceko, Indianapolis dan San Marino membuat dia tercecer jauh dari Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Namun saat melakukan comeback di MotoGP Portugal, jagoan Ducati itu bisa langsung kembali ke performa terbaiknya, dengan duduk di posisi tiga sesi kualifikasi. Tapi Stoner mengklaim kalau dirinya bisa dapat hasil lebih baik lagi jika dia tak terganggu masalah ban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stoner sebelumnya memang sempat punya kesempatan duduk di posisi dua untuk balapan besok. Namun jelang berakhirnya sesi kualifikasi, Rossi mampu merebut posisinya.
Terlepas dari hasil yang didapat pada kualifikasi, pemuda Australia itu mengaku puas dengan apa yang dia dapat. Apalagi dia mengaku kesulitan untuk kembali beradaptasi dengan kecepatan yang sudah tak digeluti lagi sejak terakhir membalap di Donington Park pada pertengahan Juli lalu.
"Sulit menseting otak untuk kembali ke mode cepat lagi. Saya tak melakukan apapun (saat beristirahat), tak menunggangi motor atau apapun selama sembilan minggu dan sulit buat saya untuk mengingat kembali kalau ini adalah sesi kualifikasi."
"Tapi rasanya menyenangkan bisa kembali, dan saya merasa kembali seperti saya yang dulu. Tentunya saya merasa sedikit lelah karena saya sama sekali tak berlatih untuk jangka panjang, sangat lama, tapi jujur saja, saya sangat-sangat senang (dengan hasil yang didapat)," pungkas dia.
(din/din)











































