Ya, Lorenzo dan Rossi memang dua pembalap tersia yang masih memiliki peluang untuk menjadi juara di musim ini. Dengan 250 dan 232 poin, keduanya unggul jauh dari lawan-lawannya.
Namun di GP Australia di akhir pekan nanti duel sengit tidak hanya terjadi antara kedua pembalap Fiat Yamaha itu saja. Pedrosa dan Stoner yang sama-sama berpredikat sebagai pembalap unggulan juga akan terlibat perseteruan untuk saling berebut posisi tiga di klasemen terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan performa comeback Stoner yang cukup ciamik di GP Portugal silam dan lomba yang akan dilangsungkan di Australia yang notabene merupakan kandang dari juara dunia tahun 2007 itu, wajar jika Pedrosa merasa cukup termotivasi untuk mengalahkan rivalya tersebut.
"Saya sangat antusias menatap GP Australia lagi. Saya memiliki berbagai kenangan di Philip Island dan saya harus fokus untuk balap akhir pekan," tukasnya di Crash.
"Target saya yang tersisa di musim ini adalah untuk memastikan posisi tiga dan dapat memenangi balapan sekali lagi. Lebih bagus lagi jika itu terjadi di Australia."
Pedrosa juga mengatakan bahwa dirinya mendapat motivasi lebih dari dua podiumΒ yang berhasil di jejaknya di dua balapan terakhir. Namun di sisi lain merasa harus mewaspadai cuaca di Philip Island yang tidak bisa diprediksi.
"Dua podium saya di Misano dan Estoril akan memberi dorongan lebih untuk menang di akhir pekan. Cuaca tidak stabil di Phillip Island namun akan menjadi hal yang bagus di hari Jumat nanti."
(krs/roz)











































