Meski pada awal balapan posisinya sempat diambil Dani Pedrosa, Stoner dan Rossi tampil dominan di sepanjang MotoGP Australia. Sejak berhasil merebut kembali posisinya di lap kedua, duo rider Ducati dan Fiat Yamaha itu tak terkejar di urutan terdepan.
Yang terjadi selanjutnya adalah race yang didominasi sang pembalap tuan rumah. Meski beberapa kali berusaha menyalip Stoner di tikungan, Rossi selalu gagal mengambil alih posisi terdepan. Di lap-lap terakhir, sang juara dunia malah terlihat tak terlalu ngotot dan lebih berhati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sangat sulit, terutama karena Casey punya ritme yang bagus di depan. Tapi seting motor saya juga bagus jadi saya berusaha 100% terus membuntutinya dengan sambil mengingat untuk tidak membuat kesalahan demi poin di klasemen mengingat Lorenzo mengalami kecelakaan," ungkap Rossi seperti diberitakan Autosport.
"Ada momen dalam balapan di mana saya punya peluang untuk menyerang, tapi di tiga atau empat lap terakhir hanya memaksimalkan diri untuk bisa berada di belakangnya. Itu terlalu berisiko. Bagaimanapun juga, Casey menjalani balapan yang bagus," sambung dia.
Tambahan 20 poin hasil finis di posisi dua membuat Rossi unggul 38 angka atas Lorenzo. Meski cuma butuh untuk finis di urutan empat untuk mengamankan gelar, Rossi bertekad menjadi juara di Sepang pekan depan.
"Jumlah 20 poin ini sangat penting dalam perebutan gelar juara. Sekarang kami punya keunggulan 38 angka dengan masih ada dua balapan tersisa dan saya akan berusaha tampil lebih baik lagi di Sepang nanti," pungkas Rossi. (din/mrp)
