Dengan perkasa, Pedrosa menyudahi seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo sebagai juara setelah mendominasi lomba sejak lampu start dimatikan, Minggu (8/11/2009).
Kemenangan itu memang mengamankan peringkat tiga dunia untuk Pedrosa. Tapi cuma menang dua kali sepanjang musim jelas bukan pencapaian istimewa untuk penggeber Honda yang pernah jadi juara dunia kelas 250cc itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsistensi memang hal yang harus dicari Pedrosa. Setelah sempat dihadang cedera di awal musim, Pedrosa sempat memperlihatkan ancaman saat memenangi seri Amerika Serikat. Tapi di seri-seri berikutnya, pemuda 24 tahun itu melorot.
"Saya harus terus ngotot. Jadi saya harus bekerja lebih keras dalam hal set up agar bisa kompetitif sepanjang balapan," ujar Pedrosa kemudian.
Kemenangan Pedrosa di Valencia sangat memuaskan karena terjadi di hadapan para pendukungnya sendiri. Sepanjang karir, Pedrosa telah memenangi delapan seri MotoGP dan empat di antaranya terjadi di rumah sendiri.
"Saya melakukan balapan dengan sangat baik. Akhirnya, ini adalah satu kemenangan lagi di Spanyol dan itu fantastis," pungkasnya.
(arp/krs)
