Talmasci sendiri musim ini bermain di dua kelas, 250cc dan MotoGP. Lima seri pertama dijalaninya bersama Balantoring Team. Untuk kemudian sedari seri keenam yaitu di GP Catalunya, Talmasci memutuskan untuk naik kelas untuk berlaga di Scot Team Racing.
Di akhir seri musim ini, tepatnya di GP Valencia, Talmasci yang asal Hungaria itu mengakhiri perjalanannya di urutan ke-17 klasemen dengan koleksi 19 poin. Pencapaian terbaiknya adalah finis di urutan ke-12 saat GP Inggris. Meski sudah menyatakan kepindahannya ke balapan pengganti kelas 250cc itu, namun Scot Team tempat Talmasci bermain belum memberikan keputusan akan nasib pembalapnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senasib dengan Talmasci, Elias yang musim ini bermukim di Gresini Honda Racing, akan mengakhiri petualangan lima tahun karirnya di MotoGP musim ini. Pembalap Spanyol itu di ujung balapan tahun ini ada di urutan ke-7 dengan 115 poin dan menjadi prestasi terbaiknya di kelas balapan tertinggi itu.
"Petualangku di MotoGP telah berakhir untuk saat ini. Tapi aku harap bisa kembali secepatnya usai sebuah tantangan baru yang menungguku besok di Moto2," tegas pembalap usia 26 tahun itu.
Untuk tim mana yang akan dibela Elias juga masih abu-abu. Gresini Honda yang akan berlaga di Moto2 juga belum memberikan kepastian dan ada juga dua nama lain, yaitu The Tech 3 and Pons Kalex, yang tertarik memakai jasa Elias.
Berbeda dengan Talmasci dan Elias, juara dunia 125cc Julian Simon, justru telah mendapatkan tim untuk berlaga di Moto2 musim depan. Kompatriot Elias itu akan menunggangi motor berkapasitas 600cc milik Aspar Team. Moto2 adalah seri pengganti kelas 250cc. (mrp/nar)











































