Jelang MotoGP 2004
Siapa Mampu Menjegal Rossi?
Rabu, 14 Apr 2004 14:43 WIB
Jakarta - Ajang balap motor paling bergengsi, MotoGP, akan segera start di Sirkuit Welkomme, Afrika Selatan. Total ada 22 pembalap yang bakal berlaga disana. Siapa mampu menjegal Valentino βThe Doctorβ Rossi?Kepindahan sang juara dunia ke Yamaha membuat peta persaingan semakin terbuka. Bersama Honda Rossi memang begitu perkasa, tapi dengan Yamaha, yang tak pernah lagi melahirkan seorang juara sejak 1992, belum ada jaminan. Lalu, siapa yang berpeluang menyalipnya? Berikut ini adalah beberapa kandidat terkuat peraih gelar juara musim ini:Valentino Rossi Musim lalau ia sangat digdaya bersama tim Repsol Honda. Dari 16 seri yang digelar, sembilan di antaranya direbut oleh pria kelahiran Urbino itu. Titel juara dunia motor pun digenggamnya untuk ketiga kali berturut-turut.Pindah ke Yamaha, ia tak hanya mempertaruhkan gelar juara yang digenggamnya. Ia juga mempertaruhkan reputasinya di dunia balap. Meski masih harus beradatasi dengan tunggangan baru, bukan Rossi namanya jika tak berani membidik juara. "Perbedaan hanya pada motor. Yamaha YZR-M1 memang berbeda dengan Honda RC211V, tapi aku yakin bisa juara," ujar Rossi.Tak perlu dipertanyakan buat seseorang penuh bakat seperti Rossi. Buktinya, meski menunggang YZR-M1, ia masih mampu menjadi yang terbaik di sesi tes resmi pra-musim di Catalunya.Sete Gibernau Pemuda Spanyol ini adalah saingan terberat Rossi musim lalu. Mantan partner almarhum Daijiro Katoh di tim Televonica Movistar Honda itu mampu menjegal dominasi Rossi dengan menjuarai 4 seri dan runner up di lima seri. Dari keempat seri yang dimenangkannya, yang paling spektakuler tentu kala Gibernau menyalip Rossi di tikungan terakhir seri Jerman. Ia finish 0,006 detik di depan Rossi.Setelah kematian rekannya di sirkuit Shizuka musim lalu itu Gibernau menjadi perhatian utama timnya. Tahun ini rencananya Corporation (HRC) akan memberi motor tipe A untuk tim milik Fausto Gresini itu. Dapat dipastikan, ia bakal lebih pede menunggangi RC211V barunya. Max Biaggi Waktu berkiprah di GP 250cc Biaggi selalu dianggap sebagai maestro roda dua Italia. Namun sejak pindah ke 500cc (sekarang MotoGP), namanya tenggelam di bawah bayang-bayang Rossi. Empat musim bersanding dengan Rossi di kelas tertinggi itu, prestasi terbaik Biaggi cuma runner up, yaitu saat memulai debut tahun 1998 lalu.Bakat ternyata tak cukup untuk menjadikan dia juara. Inkonsistensi dan motor yang kurang bersaing tampaknya menjadi alasan kenapa ia selalu gagal menggapai tangga juara. Namun apa daya, belum lagi musim dimulai, ia sudah mengeluhkan teknisi Honda yang dianggapnya mengutak-utik setingan motornya, Honda RC-211V.Hambatan lain adalah rekannya, Makoto Tamada. Pasalnya Tamada, yang notabene bakal menunggangi motor yang sama, malah memilih ban yang berbeda. Tamada memakai Bridgestone, sedangkan Biaggi memilih setia dengan Michelin. Dengan perbedaan itu tim bisa kesulitan men-sharing data.Loris Capirossi Bergabung di tim debutan Ducati musim lalu tidak membuat Capirossi menentukan target muluk-muluk. Meski tanpa target, pembalap asal Italia itu mampu bertengger di urutan empat klasemen akhir pembalap. Ia juga menjadi satu-satunya pembalap non-Honda yang masuk lima besar, dan menggagalkan dominasi Honda dengan memenangkan satu seri, Catalunya.Tim Ducati juga terbukti mampu unjuk gigi, dengan menempatkan rekan Capirossi, Troy Bayliss, di posisi keenam. Tak heran, musim ini Capirossi menargetkan juara dengan Ducati Desmosedicinya.Alex Barros Alex Barros datang ke Repsol Honda sebagai pengganti Rossi. Ini tampaknya menjadi kehormatan besar buat pembalap asal Brasil itu. Sekarang Barros memiliki kesempatan untuk menunggangi motor yang didesain untuk Rossi. Ini memang cukup sulit, namun bukan mustahil. Pasalnya, Barros pernah menjajal tenaga RC211V di penghujung tahun 2002. Walau hanya sempat menunggangi selama 4 seri, ia dapat dengan mudah beradaptasi. Bahkan sempat menempel ketat Rossi.Musim lalu pembalap berusia 33 tahun itu mengalami nasib sial. Selain sering dibekap cedera, Yamaha yang dikendarainya juga melempem. Jadilah ia terlempar ke posisi tujuh besar.Nicky HaydenDalam debutnya di kelas MotoGP tahun lalu Nicky Hayden berhasil menempati urutan lima di klasemen akhir. Tak heran, ia diprediksi menjadi Rossi baru. Apalagi musim ini ia akan tetap memakai mesin yang sama seperti tahun lalu, yang juga dipakai Rossi. Sepeninggal Rossi, Hayden menjadi salah satu andalan Repsol Honda untuk mempertahankan gengsinya di pentas ini. Tahun ini ambisinya adalah terus naik podium.Colin Edwards IIColin Edwards II merupakan rekan setim Gibernau di Televonica Movistar. Musim ini sepak terjang pria kelahiran Houston itu wajib diwaspadai. Sebabnya, ia baru saja hijrah dari Aprilia ke Honda. Menilik pengalaman Gibernau, yang mampu menjadi runner up setelah pindah ke Honda, pantas kiranya apabila "Sang Tornadoβ βjulukan Edwardsβ diperhitungkan. Bukan tidak mungkin sejarah tersebut bisa terulang pada diri juara dunia superbike 2000 dan 2002 asal Amerika Serikat itu.Anda jagokan siapa?Baca juga:Kejarlah Rossi, Honda Kutangkap (mel/)











































