Jelang MotoGP 2004
Michelin Berbenah
Jumat, 16 Apr 2004 02:04 WIB
Jakarta - Menjelang MotoGP 2004, Michelin berbenah untuk menghadapi pesaingnya. Salah satunya adalah memperkenalkan penggunaan ban berukuran 16.5 inci pada roda depan motor. Apa pengaruhnya?. Empat tahun lalu, Michelin mulai mendominasi kelas 500cc kala memperkenalkan ban berukuran 16.5 inci di roda belakang. Adalah Gary McCoy, mempopulerkan penggunaan ban buatan pabrikan asal Perancis itu dengan kemenangannya pada GP Afrika Selatan tahun 2000 lalu. Mulai musim kompetisi ini, tak hanya roda belakang yang akan menggunakan ban berukuran 16.5 inci ini. Tim-tim besar seperti Honda, Yamaha, dan Ducati, telah melakukan uji coba khusus dalam penggunaan ban berukuran itu pada roda depan motor-motor besutan mereka. Apa yang membuat penggunaan ban berukuran 16.5 inci pada roda depan dan belakang sekaligus begitu penting?. Ketua divisi kompetisi Michelin, Nicolas Gaubert, punya jawabannya. Menurutnya, penggunaan ban yang berukuran lebih kecil otomatis mengurangi beban motor sebab berat ban menjadi lebih ringan. Dampaknya, motor akan bergerak lebih cepat terutama saat menikung. βPerbedaan utama dari ban (berukuran 16.5 inci) dengan ban konvensional yang berukuran 17 inci terletak pada beratnya. Tujuan kami menciptakan ban berukuran lebih kecil adalah untuk menciptakan ban yang lebih ringan agar handle motor lebih mudah dikendalikan dan para pembalap bisa berubah dari satu posisi ke posisi lain dengan lebih cepat,β jelas Gaubert seperti dilansir eurosport, Jumat (16/4/2004). Menurut Gaubert lagi, ban berukuran lebih kecil itu akan memberikan kenyamanan yang lebih besar karena dapat meredam guncangan. Ini efek logis dari semakin tingginya dinding samping ban, karena ukuran peleknya lebih kecil. Tak heran, para pengguna ban berukuran 16.5 inci telah menujukkan kepuasannya. Salah satunya dalah pembalap Honda Nicky Hayden. βKami telah mencoba 16.5 inci, dan itu berjalan dengan sangat baik. Ban ini telah memberikan kepercayaan lebih kepada saya saat saya harus melewati tikungan. Ketika ban belakang mengerem, ban depan bergerak dengan lebih agresif, β ujar pembalap asal Amerika itu. Namun, ban berukuran 16.5 inci bukan tanpa kekurangan. Salah satu kekurangan terbesar bernama chatter. Jika motor mengalami getaran kecil tapi frekuensinya cukup sering, tentu akan mengganggu konsentrasi pembalap. Memang ada cara untuk mengatasinya, yaitu dengan membuat suspensi depan lebih empuk. Tetapi, masalah ini belum sepenuhnya terpecahkan. Menurut pihak Michelin, masalah ini bukan hanya datang dari ban, tapi datang dari interaksi antara motor dan roda.Apapun kelebihan dan kekurangannya, menarik disimak perbedaan apa yang akan dilakukan oleh penggunaan ban berukuran 16.5 itu terhadap balapan MotoGP. Kalau demikian, tunggu saja kiprah para pengguna ban pabrikan Michelin musim ini. (mel/)











































