Aprilia Terancam Bangkrut
Jumat, 30 Apr 2004 12:00 WIB
Jakarta - Tim Aprilia terancam hilang dari kompetisi MotoGP karena induk mereka berada di ambang kebangkrutan. Pabrikan motor asal Italia itu tengah menghadapi utang segunung.Menurut laporan media Inggris Motor Cycle News (MCN), total utang Aprilia sampai saat ini adalah sebesar 210 juta euro atau sekitar 2,2 triliun rupiah. Mereka tidak serta merta dinyatakan bangkrut apabila sanggup membayar 7 juta euro dalam waktu lima hari ke depan, sebagaimana deadline yang ditetapkan pihak bank.Aprilia mulai goyah terutama setelah Pemerintah Italia pada tahun 2001 mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan para pengendara skuter mengenakan helm. Akibatnya penjualan skuter, yang menjadi salah satu andalan utama Aprilia, menurun drastis.Problem makin bertambah oleh besarnya pengeluaran mereka sewaktu membeli brand Laverda dan MotoGuzzi. Belakangan ini Aprilia sudah mengurangi jumlah produksinya sampai setengahnya karena para supplier bahan baku menolak memenuhi order selama utang mereka yang sekitar 19 juta euro belum dibayarkan.Aprilia kini bersiap mencari investor baru, namun jika tidak dapat, bank pendukung mereka akan membentuk manajemen tersendiri. Jika demikian, kemungkinan besar akan terjadi pemangkasan terhadap beberapa proyek yang boros duit, termasuk program MotoGP.Belum lama ini Ducati mengisyaratkan ketertarikannya membeli MotoGuzzi, sementara sebuah perusahaan Kanada, Bombardier Recreational Products, disebut-sebut sebagai calon terkuat pembeli Aprilia. Demikian dilansir Crash.net, Jumat (30/4/2004). (a2s/)











































