Dua tahun lalu Indonesia sempat dibuat bangga oleh kehadiran seorang pembalap asal Sleman, Yogyakarta, yang berhasil menembus seri kejuaraan motor dunia. Walaupun hanya meraih satu poin dari 16 seri, namun Doni Tata yang digandeng Yamaha telah mencatat sejarah sebagai putra Nusantara yang pernah mengikuti grand pix motor (kelas 250 cc).
Tahun lalu Doni menghilang dari ajang tersebut tapi masih ditampilkan di ajang yang cukup berkelas, yakni World Supersport, yang digelar bersama World Superbike. Hasilnya, pemuda kelahiran 21 Januari 1991 itu mendulang delapan poin dari 12 balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Doni sudah mencoba, tapi kelihatannya masih berat," ungkap Direktur PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Dynosius Beti kepada wartawan di Grand Aston Medan, Minggu (28/2/2010).
"Sepertinya kita harus step by step dulu. Tak bisa langsung melompat ke level yang terlalu tinggi," sambungnya, di sela-sela acara kedatangan juara dunia MotoGP Valentino Rossi di ibukota Sumatera Utara tersebut.
Meskipun belum tampak lagi tanda-tanda ada penerus Doni Tata di seri grand prix, tapi Yamaha tetap menyatakan komitmennya pada upaya pembinaan pembalap di tanah air, antara lain dengan meneruskan program Indoprix, Motoprix, dan Yamaha Cup Race.
“Kita tentu terus berharap suatu saat nanti akan muncul bibit-bibit pembalap baru yang semakin bersaing untuk tampil di ajang dunia,” tukas Dynosius.
Slogan 'Semakin di Depan'
Sementara itu, tentang slogan "Semakin di Depan" yang menempel di bagian belakang motor YZR-M1 dan jersey Rossi dan Jorge Lorenzo, pihak YMKI menyebutkan bahwa hal tersebut akan membawa efek positif buat Indonesia, walaupun tidak ada pembalapnya yang bertarung di kejuaraan tersebut.
"Slogan ini terpampang sepanjang musim 2010. Orang akan mencari tahu dari internet, bahasa apa itu. Karena MotoGP ditonton ratusan juta orang, Indonesia bisa lebih dikenal lagi."
"Rossi dan Lorenzo juga merasa senang dengan slogan 'Semakin di Depan'. Mereka menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi juara dunia yang semakin di depan," lanjut Doynisius, seraya menerangkan bahwa penjualan sepeda motor Yamaha di Indonesia untuk tahun 2009 dinyatakan Yamaha pusat (di Jepang) sebagai yang tertinggi di dunia.
(a2s/din)











































