Tim Honda HRC memberikan kesempatan bagi dua pembalapnya yakni Pedrosa dan Andrea Dovizioso untuk berganti suspensi dari Showa ke Ohlins pada GP Ceko Agustus silam. Dovizioso memutuskan untuk berganti ke Ohlins, sementara Pedrosa tetap menggunakan Showa.
Di akhir musim, Pedrosa finis di posisi ketiga klasemen akhir sementara Dovizioso posisi keenam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada perlunya untuk melanjutkan dengan sesuatu yang Anda tahu tidak akan Anda miliki tahun depan. Tahun lalu, di seluruh balapan yang saya lakoni bersama Honda, saya dipaksa berjuang keras untuk mengendalikan motor dan saya tidak bisa mengendarai motor seperti yang saya inginkan," demikian Dovizioso soal alasannya berganti suspensi, seperti dikutip dari Motorcycle News.
"Tahun lalu saya memang sempat mengalami msalah namun dengan seluruh pengalaman yang saya dapatkan saya menilai kami sudah memperoleh kemajuan," tambah pembalap asal Italia itu.
Meski begitu Dovizioso memilih tidak mengomentari keputusan Pedrosa yang memilih tidak beralih suspensi.
"Saya tidak mengatakan bahwa keputusan Dani tersebut merupakan kesalahan. Dani sepertinya sudah sangat nyaman dengan suspensi Showa karena dia sangat cepat di setiap balapan," pungkas rider kelahiran 23 Maret 1986 itu.
Masalah suspensi menjadi PR bagi kubu Pedrosa. Pasalnya bisa jadi persoalan ini bisa mengganjal upaya pembalap Spanyol itu untuk menjadi yang terbaik di musim ini.
(nar/krs)











































