Sejak era 800 cc dimulai, Ducati sebenarnya mampu bersaing sengit dengan dua pabrikan utama Jepang, Honda dan Yamaha. Keberhasilan Stoner menjadi juara dunia 2007 dan bertengger di papan atas musim 2008 dan 2009 adalah bukti nyata daya kompetisi tim asal Italia itu.
Namun itu semua tak membuat Vermuelen mau menjagokan Stoner untuk menjadi juara dunia di musim 2010 ini. Meski bisa bersaing dengan Yamaha dan Honda, Stoner dan Ducati-nya tetap akan kesulitan mengejar titel juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilanjutkan rider yang kini beralih ke Superbike itu, Ducati sesungguhnya mampu memanfaatkan dengan baik saat MotoGP beralih ke mesin 800 cc. Namun setelah itu mereka kurang mampu mengembangkan motor, yang membuat Yamaha dan Honda unggul dalam beberapa hal.
"Ducati benar-benar diuntungkan saat mesin 800cc datang, meski Honda ikut membuat aturan soal hal tersebut, tim-tim jepang terlihat lebih bagus dalam melakukan perubahan dan pengembangan. Saya tak meremehkan Ducati, tapi ada banyak pabrikan besar dan motor punya peran sangat besar di MotoGP," pungkas pembalap yang juga asal Australia itu.
(din/nar)











































