Hadapi Dilema, Yamaha Bahagia

Jelang MotoGP 2010

Hadapi Dilema, Yamaha Bahagia

- Sport
Kamis, 08 Apr 2010 19:19 WIB
Hadapi Dilema, Yamaha Bahagia
Jakarta - Berada dalam situasi dilematis sering tidak mengenakkan. Namun Yamaha justru bahagia menghadapi dilema yang disebabkan oleh rivalitas antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Musim lalu Rossi dan Lorenzo yang sama-sama memperkuat tim FIAT Yamaha terlibat persaingan sengit memperebutkan gelar juara dunia. The Doctor keluar sebagai pemenang dan meraih mahkota juara di akhir kompetisi.

Untuk musim ini, Yamaha "merestui" kompetisi internal antara sang pembalap Italia dengan sang rider Spanyol. Yamaha sudah memutuskan bahwa di musim ini kedua kubu tidak saling berbagi data lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan dilema besar. Pertarungan tahun lalu berlangsung dalam intensitas tinggi dan menyebabkan mereka beberapa kali mengalami kegagalan. Namun sulit untuk mengendalikan situasinya karena kita tidak bisa meminta mereka berdua untuk melambat," kata bos tim Davide Brivio di Motorcycle News.

Berada dalam dilema bakal mendatangkan situasi yang sulit. Namun Yamaha justru berbahagia karena dilema ini.

"Ini merupakan problem yang diinginkan oleh siapa pun. Ini situasi yang sempurna karena kami memiliki dua rider yang sangat berkualitas dan sama-sama punya potensi juara dunia dalam satu tim. Yamaha bagai memiliki dua senapan," terang Brivio.

Meski terlibat rivalitas, baik Rossi mau pun Lorenzo dinilai sudah matang sehingga persaingan antara kedua pembalap itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang kontraproduktif.

"Tahun lalu keduanya bertarung sengit, namun itu sudah tepat dan pertarungan berlangsung fair. Menurut saya keduanya sudah paham bahwa mereka membalap untuk tim yang sama dan tidak ingin membuat aksi yang justru merugikan Yamaha."

Sang bos pun memberikan satu pesan yang harus diperhatikan oleh VR46 dan JL99.Β  "Kalian harus hati-hati dan (rivalitas ini) jangan sampai justru membuka kesempatan pembalap lain untuk memanfaatkannya," tuntas Brivio.
(nar/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads