Musim lalu Rossi dan Lorenzo yang sama-sama memperkuat tim FIAT Yamaha terlibat persaingan sengit memperebutkan gelar juara dunia. The Doctor keluar sebagai pemenang dan meraih mahkota juara di akhir kompetisi.
Untuk musim ini, Yamaha "merestui" kompetisi internal antara sang pembalap Italia dengan sang rider Spanyol. Yamaha sudah memutuskan bahwa di musim ini kedua kubu tidak saling berbagi data lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berada dalam dilema bakal mendatangkan situasi yang sulit. Namun Yamaha justru berbahagia karena dilema ini.
"Ini merupakan problem yang diinginkan oleh siapa pun. Ini situasi yang sempurna karena kami memiliki dua rider yang sangat berkualitas dan sama-sama punya potensi juara dunia dalam satu tim. Yamaha bagai memiliki dua senapan," terang Brivio.
Meski terlibat rivalitas, baik Rossi mau pun Lorenzo dinilai sudah matang sehingga persaingan antara kedua pembalap itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang kontraproduktif.
"Tahun lalu keduanya bertarung sengit, namun itu sudah tepat dan pertarungan berlangsung fair. Menurut saya keduanya sudah paham bahwa mereka membalap untuk tim yang sama dan tidak ingin membuat aksi yang justru merugikan Yamaha."
Sang bos pun memberikan satu pesan yang harus diperhatikan oleh VR46 dan JL99.Β "Kalian harus hati-hati dan (rivalitas ini) jangan sampai justru membuka kesempatan pembalap lain untuk memanfaatkannya," tuntas Brivio.
(nar/a2s)











































