Yoshikawa merupakan bagian dari program pengembangan Yamaha selama hampir satu dekade lalu. Ini merupakan pertama kalinya bagi pria berusia 44 tahun ini mencantumkan namanya di di level MotoGP atau Superbike dunia.
Namun, Yoshikawa pernah merebut dua kali gelar Superbike Jepang di tahun 1990-an. Meski demikian, Yamaha lebih memilih Yoshikawa untuk mengisi posisi Rossi hingga pembalap Italia itu pulih dan bisa tampil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa sangat mendapatkan kehormatan menggantikan tempat Valentino. Saya juga sangat senang untuk memasuki kompetisi ini," ungkap Yoshikawa seperti dilansir Auto Sport.
"Pertama saya ingin melakukan yang terbaik dan juga saya lebih memperbaiki M1. Selama balapan saya mengumpulkan sebanyak mungkin data yang saya bisa. tentu saja ini menjadi impian saya sejak kecil," ujarnya.
(key/krs)











































