Lorenzo yang finis pertama untuk ketiga kalinya secara beruntun kini kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 52 poin atas Pedrosa yang berada setingkat di bawahnya.
Diperkirakan dominasi Lorenzo bersama FIAT Yamaha pun masih kuat hingga beberapa seri ke depan. Jelas Pedrosa sebagai pesaing terdekat tak boleh terus tertinggal di belakang Lorenzo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedrosa pun cepat mengembalikan performanya dan ia pun bisa mengalahkan rivalnya macam Casey Stoner, Randy De Puniet serta rekan setimnya Andrea Dovisiozo yang mengalami kecelakaan.
"Awal yang sangat baik dan aku memimpi. Dan di ujung trek lurus aku mengalami guncangan hebat di ban depan. Aku ingin mengerem namun tidak bisa. Dan keluarlah aku dari trek," tutur pria asal Spanyol itu di Autosport.
"Aku mulai benar-benar menekan rem depan dan akhirnya motorku kembali ke lintasan. Aku sempat berada lama di luar trek untuk menghindari penalti. Lalu aku pun perlahan menapak naik," sambungnya.
"Aku mengalami masalah di ban depan dan pertarunganku dengan Casey hampir sepanjang balapan. Aku mengira dia akan berbuat sesuatu. Usai apa yang kualami saat start, finis di posisi kedua tidaklah buruk," lugas Pedrosa. (mrp/mrp)











































