Sudah sejak awal musim 2010 ini isu hengkangnya Rossi dari Yamaha santer terdengar. Selain rivalitas yang sengit dengan Jorge Lorenzo, kans Rossi bersatu dengan Ducati makin terbuka menyusul kepastian hengkangnya Casey Stoner ke untuk Honda mulai musim depan.
Sejauh ini belum ada kabar pasti soal rencana Rossi tersebut. Beberapa pekan lalu, pembalap keriting asal Italia itu menjanjikan untuk buka mulut terkait rencana masa depannya pada MotoGP Republik Ceko, 15 Agustus mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi dan Burgess punya hubungan yang luar biasa dekat. Buktinya, saat Rossi hijrah dari Honda ke Yamaha, dia menyertakan klausul kewajiban membawa serta Burgess dan beberapa staff mekanik lainnya. Di kemudian hari, Honda mengaku menyesal telah melepas Burgess.
Duet Rossi-Burgess berhasil melahirkan tujuh gelar juara dunia di kelas rajanya motor (tiga di Honda dan empat bersama Yamaha). Sementara total kemenangan yang didapat adalah 78 (33 bersama Honda dan 45 lainnya di atas motor Yamaha).
Dikutip dari AS, Burgess juga tak akan lagi bertahan di Yamaha. Kepala mekanik yang juga mengantar Wayne Gardner dan Mick Doohan jadi juara dunia itu bakal pulang ke Honda dan bekerja bersama kompatriotnya, Casey Stoner.
Setelah lama tertinggal dari persaingan dengan Yamaha dan Ducati, Honda memang tengah berusaha bangkit dengan mendatangkan pembalap dan teknisi yang mumpuni. Shuhei Nakamoto, Wakil Presiden HRC yang baru dipekerjakan tahun lalu, sempat menyatakan ambisinya untuk membawa Honda kembali ke jajaran atas balap MotoGP.
Sementara buat Rossi sendiri, perpisahan dengan Burgess akan menjadi tantangan besar buatnya. Soalnya, Rossi belum pernah menjadi juara dunia di kelas MotoGP/500cc tanpa kehadiran Burgess di garasi motornya.
(din/nar)











































