Beberapa waktu belakangan ini, Rossi santer dikabarkan akan hijrah ke Ducati. Persaingan internalnya dengan Jorge Lorenzo di FIAT Yamaha disebut-sebut menjadi salah satu pemicu keinginan pindah itu. Kans itu kian terbuka karena salah satu kursi Ducati dipastikan bakal lowong menyusul kepastian Casey Stoner pindah ke Honda.
Bila Rossi benar pindah, sepertinya Rossi tidak akan ditemani oleh Burgess yang telah menjadi orang kepercayaannya selama satu dekade terakhir. Berlawanan dengan rumor yang menyatakan Burgess akan hijrah ke Honda, ternyata pria Australia itu lebih memilih bertahan di Yamaha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memenangi lebih banyak balapan bersama Yamaha adalah yang ingin saya lakukan selama tahun-tahun mendatang," lanjut Burgess yang juga pernah menangani Wayne Gardner dan Mick Doohan itu.
Duet Rossi-Burgess berhasil melahirkan tujuh gelar juara dunia di kelas rajanya motor (tiga di Honda dan empat bersama Yamaha). Sementara total kemenangan yang didapat adalah 78 (33 bersama Honda dan 45 lainnya di atas motor Yamaha).
"Saya selalu bilang, momen di saat Valentino pensiun, itu bisa jadi waktu tepat buat saya untuk berhenti. Apabila dia memilih yang lain, tidak ada jaminan saya akan pergi bersamanya," demikian Burgess.
Foto: Rossi dan Burgess di MotoGP Australia 2005. (Getty Images/Robert Cianflone)
(arp/krs)











































