Lewat sepuluh seri, Lorenzo belum pernah lepas dari posisi finis satu atau dua. Tujuh kali dia keluar jadi jawara dan tiga kali jadi runner-up.
Kini Lorenzo akan berusaha menjaga torehan positif tersebut di MotoGP Indianapolis, di mana dia akan memulai balapan dari posisi dua di belakang Spies yang mengemas pole.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik karakteristik di Indianapolis, Lorenzo menilai bahwa start di baris depan dan kemudian melaju sekencangnya meninggalkan pembalap lain, adalah salah satu kunci penting untuk menjejak podium.
"Kondisi lintasannya sangat keras, panas, bergelombang dan ada banyak crash," nilai si rider Yamaha.
Kemenangan di seri 11 bukan hanya akan mengukuhkan posisi si pembalap Spanyol di pucuk klasemen tetapi juga membesarkan kans Lorenzo menjadi juara dunia untuk kali pertama. Dengan poin 235, Lorenzo kini memimpin klasemen dengan selisih 77 angka dari pengejar terdekatnya, Dani Pedrosa.
(krs/krs)











































