Pada balapan kelas Moto2 di sirkuit Misano tersebut Tomizawa kehilangan nyawanya setelah terjatuh dari motornya, lalu terhantam dua pembalap di belakangnya, yang tentu saja melaju sangat kencang.
De Angelis adalah satu dari dua pembalap tersebut. Satunya lagi adalah Scott Redding, yang terlihat lebih "telak" melindas tubuh Tomizawa.De Angelis dan Redding ikut terbanting dari tunggangannya, terseret sangat jauh sampai ke gravel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui situs resminya De Angelis, yang lahir di kota Rimini, San Marino, 26 tahun silam, menyampaikan ekspresi kepedihannya yang mendalam atas tragedi tersebut. Tak banyak yang ia katakan, hanya satu alinea:
"Saya sungguh berduka cita atas kejadian yang menimpa Shoya. Saya bersama keluarga dan semua yang menyayangi dia. Setelah kecelakaan saya masih belum tahu apa konsekuensi-konsekuensi dramatisnya. Dan saat ini saya tak ingin menambahkan apa-apa lagi. Di waktu-waktu seperti ini, semuanya menjadi kurang penting."
Sementara itu Redding belum diperoleh komentarnya. Pembalap Inggris yang baru berumur 17 tahun itu terjungkal cukup hebat saat menabrak Tomizawa, tapi beruntung karena cedera yang diperoleh tergolong ringan.
Manajer timnya, Michael Barthomely, sempat membuat pernyataan setelah balapan selesai, sewaktu Tomizawa dalam kritis. Dan seperti semua orang, ia dan tim merasa sangat sedih atas musibah tersebut. (a2s/krs)











































