Adalah Casey Stoner yang tampil sebagai pembalap tercepat di balapan MotoGP Aragon, Minggu (19/9/2010) kemarin. Dalam race tersebut Lorenzo cuma bisa finsi keempat, sementara Pedrosa menuntaskan balapan sebagai runner up.
Hasil balapan tersebut tak banyak mengubah komposisi pembalap di klasemen sementara. Lorenzo berdiri di puncak dengan poin dikumpulkan berjumlah 284, sementara Pedrosa menguntit di belakangnya dengan 228 angka dikoleksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan hanya ada lima balapan tersisa musim ini, gelar juara dunia milik Rossi dipastikan lepas. Dan yang secara matematis bisa memperebutkannya cuma Lorenzo dan Pedrosa.
Dengan nilai maksimal yang bisa dikumpulkan dari lima balapan tersebut adalah 125, Stoner dipastikan tak akan bisa menyentuh poin Lorenzo di puncak klasemen. Keduanya kini terpaut 129 angka.
Jadilah Pedrosa menjadi satu-satunya pembalap yang bisa menjegal langkah Lorenzo merebut gelar juara dunianya untuk yang pertama. Dengan keduanya hanya berjarak 56 poin dan masih ada lima race tersisa, persaingan antara duo Spanyol itu bakal sangat sengit.
Apalagi Lorenzo, yang di awal musim sangat dominan, kini seperti mulai kehilangan konsistensinya. Setelah finis ketiga di Indianapolis, dia menjadi runner up di San Marino dan untuk kali pertama sepanjang musim ini terdepak dari podium dalam balapan di Aragon.
Kondisi berseberangan terjadi di pihak Pedrosa. Kecuali gagal finis di MotoGP Amerika, jagoan Honda itu meraih tiga kemenangan dan dua runner up dalam enam balapan terakhir.
Di kutip dari AS, puncak klasemen milik Lorenzo saat ini dalam ancaman serius Pedrosa. Soalnya di Aragon kemarin, Yamaha tunggangan Lorenzo bisa lebih lambat sampai 7km/jam dibanding Honda milik Pedrosa.
Jadi, Lorenzo atau Pedrosa? (din/key)











































