Dengan poin dikumpulkan berjumlah 284, Lorenzo saat ini masih duduk di puncak klasemen pembalap MotoGP. Dengan lima seri tersisa di musim ini, perjuangannya masih akan berat karena Dani Pedrosa belakangan menunjukkan performa menawan.
Terkait keinginan menjadi juara dunia MotoGP, Lorenzo merasa kalau kini dia sudah sangat dekat untuk bisa mewujudkan mimpi besarnya itu. Karena sudah merasa menunggu terlalu lama, dia tak mau dipusingkan dengan segala urusan pemecahan rekor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah tampil cukup dominan di paruh pertama musim, Lorenzo kini berada di titik yang krusial untuk menentukan berhasil atau tidaknya dia menjadi juara dunia. Itu terkait performa dirinya dan Yamaha yang belakangan mulai mengendur, termasuk saat dia untuk kali pertama gagal naik podium di MotoGP Aragon dua pekan lalu.
"Saat saya beranjak tua, tak masalah apakan saya lebih besar dibanding rival-rival saya, yang penting adalah saya merasa baik dengan diri saya sendiri dan mencapai target yang saya perjuangkan."
"Itu mimpi yang saya punya sejak kecil bersama ayah saya. Saya sudah bekerja keras sejak kecil. Saya sudah menantikan ini sangat lama, jadi saya akan menikmati setiap balapan. Setiap balapan itu unik dan tak akan terulang lagi," tuntas Lorenzo.
(din/din)











































