Rossi Dapat Teguran dari Bos Yamaha

Rossi Dapat Teguran dari Bos Yamaha

- Sport
Selasa, 05 Okt 2010 05:19 WIB
Rossi Dapat Teguran dari Bos Yamaha
Motegi - Valentino Rossi mendapat teguran dari bosnya di Yamaha usai berduel sengit dengan Jorge Lorenzo di Motegi. Tindakan Rossi terhadap rekan satu timnya sendiri itu disebut terlalu agresif dan tidak tepat.

Dalam balapan MotoGP Jepang, Minggu (3/10/2010) lalu, Rossi tampil ngotot dalam memberikan persangan alot untuk Lorenzo. Rossi sama sekali tak memberikan peluang buat Lorenzo melewatinya.

"Saya pikir tindakan Valentino kepada Lorenzo dalam balapan tidaklah tepat," tegas Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis kepada GPone.com.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rossi, yang musim depan akan hijrah ke Ducati, saat itu dinilai terlalu agresif. Ini pun melahirkan risiko crash, bukan hanya buat dirinya senditi tapi juga Lorenzo, yang tengah berusaha memastikan gelar juara dunia pertamanya.

"Usai balapan, Jorge datang ke kami dan meminta pendapat tentang perilaku Rossi dalam balapan. Kami saat itu berempat, selain saya sendiri juga ada (Masao) Furusawa dan dua orang lain dari Yamaha."

"Kami semua sepakat dengan kenyataan bahwa sebuah duel di antara rekan setim sendiri seperti itu tidaklah masuk akal. Kami mengharapkan pembalap kami membalap dengan marjin keamanan yang lebih tinggi," papar Jarvis.

Usai "pertemuan" terbatas tadi, imbuh Jarvis, Furusawa juga sudah langsung menemui Rossi untuk memintanya agar mengambil pendekatan berbeda ketika membalap dengan rekannya sendiri di Yamaha.

"Tak ada kesalahan nyata (yang dibuat Rossi), karena jika ada yang berwenang pasti langsung turut campur. Tapi seorang pembalap bisa sangat agresif atau terlalu agresif. Valentino terlalu agresif."

"Dari kacamata olahraga, balapan mungkin akan jadi lebih membosankan dan kurang spektakuler (tanpa duel alot seperti itu). Tapi kami tak mau para pembalap kami berakhir di gravel. Kami mengharapkan para pembalap saling menghormati," pinta Jarvis.

Musim 2010 masih menyisakan empat seri, tapi Lorenzo bisa saja sudah memastikan gelar pada MotoGP Malaysia akhir pekan ini.



(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads