Kubu Lorenzo mengeluhkan aksi Rossi yang terlalu agresif ketika kedua pembalap saling bertarung di MotoGP Jepang. Aksi VR46 dinilai berpotensi membahayakan kans Lorenzo untuk merebut poin maksimal, yang juga berpengaruh pada peluang untuk menjadi juara dunia.
Dalam perkembangan selanjutnya, Yamaha menegur Rossi atas aksinya di Motegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi selanjutnya menjelaskan kronolgis peristiwa menurut pandangannya. "Lorenzo sebelumnya mengatakan dia ingin bertarung hingga lap terakhir dengan saya. Ini merupakan balapan antara kita berdua hingga lap terakhir," jelas pembalap kelahiran 16 Februari 1979 itu.
"Kami berkali-kali saling mendahului dan bahkan terjadi kontak. Ini menyenangkan terutama bagi saya sejak saya bisa mengakhiri balapan di depan dia," kata pembalap yang finis ketiga di Motegi itu.
"Adu cepat lawan Jorge sangat ketat. Saat itu bahkan kami sempat bersentuhan satu sama lain karena tidak ada ruang yang cukup untuk dua motor."
"Saya memberi selamat atas kerja keras dan determinasi Jorge. Namun pergerakan terbaik di tikungan terakhir menjadi milik dia yang meraih kemenangan, bukan untuk sebuah tempat ketiga," pungkas Rossi.
Foto: Valentino Rossi versus Jorge Lorenzo dalam balapan MotoGP Jepang, Minggu (3/10/2010) (Reuters)
(nar/key)











































