Hasil finis ketiga di MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang sudah cukup menjadikan Lorenzo jawara. Dengan nilai 313 dan tiga seri tersisa, perolehan nilai pembalap Spanyol itu tidak bisa dikejar para rival.
Munculnya Lorenzo sebagai juara ini merupakan hasil dari serangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang musim ini. Sejak awal, Yamaha berusaha memberikan kesempatan setara buat Lorenzo dan rekan setimnya, Valentino Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di awal musim, semuanya mulai dari nol. Para pembalap punya nilai nol. Kami juga memberi kesempatan yang sama pada Jorge dan Valentino. Setelah dua race awal, nilai keduanya terpisah mungkin cuma tujuh angka," imbuh Jarvis.
Namun Lorenzo akhirnya keluar sebagai yang terbaik karena serangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang musim. Kecelakaan Rossi di MotoGP Italia, naik turunnya performa Honda dan Ducati menjadi faktor penentu.
"Kecelakaan yang menimpa Valentino mengubah rencana kami. Demikian juga dengan yang terjadi pada Honda dan Ducati," ulas Jarvis.
"Tapi Jorge memang sempurna. Dialah yang merencanakan ini sejak awal," pungkas dia.
(arp/mrp)










































