Stoner meraih kemenangan ketiganya musim ini pada seri sebelumnya di MotoGP Australia. Kemenangan itu menjadi yang ke-23 dalam karir si rider Ducati dalam karirnya di kelas MotoGP.
Hasil itu sekaligus membuat Stoner hanya kurang satu kemenangan lagi untuk menyamai jumlah podium pertama milik Rainey di kelas primer balap motor, seperti dicatat Crash.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stoner memang masih jauh dari jumlah itu, tapi juga harus dicatat bahwa Stoner masih lebih muda ketimbang Rainey dan bahkan Doohan, saat meraih kemenangan grand prix pertama.
Mulai mengawali karir di kelas primer pada tahun 2007 bersama Honda, Stoner mencatatkan kemenangan pertamanya pada seri pertama musim 2008 kala membela Ducati. Di tahun yang sama ia memastikan gelar juara dunia.
Dengan demikian, gelar juara dunia boleh saja sudah dipastikan Jorge Lorenzo dari Yamaha. Tapi semangat Stoner, yang kini duduk di posisi tiga klasemen, sudah pasti takkan mengendur jelang balapan pada akhir pekan. Apalagi MotoGP Portugal akan menjadi satu dari dua balapan terakhir Stoner bersama Ducati, sebelum ia hijrah ke Honda musim depan.
Dengan performa Stoner belakangan ini --tiga kemenangan dari empat seri terakhir-- bukan tak mungkin di Estoril ia akan mampu menyamai catatan Rainey.
Kemenangan di 500cc/MotoGP:
79 - Valentino Rossi
68 - Giacomo Agostini
54 - Mick Doohan
37 - Mike Hailwood
31 - Eddie Lawson
25 - Kevin Schwantz
24 - Wayne Rainey
23 - Casey Stoner
(krs/mrp)











































