Musim depan Rossi takkan lagi berada di bawah panji Yamaha, tim yang sudah ia bela sedari 2004, seiring dengan kepindahannya ke Ducati.
Sudah tujuh musim membela Yamaha, yang juga telah mengantarnya ke empat titel juara dunia, pertanyaannya tentu adalah bagaimana Ducati akan bisa menyediakan tunggangan yang pas untuk Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Merekrut Valentino bukan cuma perkara mendapatkan pembalap yang sangat cepat, tapi juga seseorang yang bisa memberikan indikasi tepat untuk pengembangan motor," lanjutnya.
Sejauh ini, klaim Preziosi, pengembangan yang dilakukan Ducati sudah berada di jalur yang tepat sehingga Rossi pun tidak pernah melontarkan pernyataan bernada ketidakpuasan.
"Berdasarkan komentar-komentar Valentino sejauh ini, perubahan radikal di proyek ini tampaknya tidak diperlukan."
"Akan tetapi, kami siap-siap saja melakukannya jika itu memang dibutuhkan nantinya," tegas Preziosi.
Jadi, sudah puas dengan motor Ducati, Rossi?
(krs/roz)











































