Keinginan untuk mengubah jadwal MotoGP Australia ke awal tahun muncul menyusul kacaunya penyelenggaraan balapan tahun lalu. Kala itu cuaca buruk berupa hujan deras membuat sesi latihan Jumat ditunda dan suhu dingin dianggap telah mengganggu pembalap.
Kondisi tersebut terjadi karena balapan digelar di pertengahan Oktober. Diharapkan dengan mengubah jadwal race ke bulan Maret kejadian serupa tak akan terulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah melihat kondisi cuaca di kedua periode waktu tersebut. Kami pernah mengalami cuaca yang bagus di penghujung musim dan mengalami cuaca yang luara biasa buruk di awal tahun. Saya tahu beberapa orang merencanakan membawa balapan ke bulan Maret; mereka bisa mendapatkan cuaca yang buruk dan juga dingin," sahut Stoner di MCN.
Kecuali saat debutnya untuk ajang MotoGP di tahun 2006, Stoner punya catatan gemilang di MotoGP Australia. Di kandangnya sendiri, dia selalu berhasil jadi juara sejak musim 2007 hingga 2010.
"Keputusannya bukan pada kami (pembalap) tapi ada beberapa orang yang protes soal waktu penyelenggaraan. Tapi jika kita menggelarnya di awal tahun, kita bisa mendapat cuaca yang sama."
"Itu tak terlalu penting kapan balapan digelar yang penting kami bisa terus membalap di Phillip Island karena saya sangat menikmatinya," tuntas pembalap Repsol Honda itu.
(din/mrp)











































