Usai jatuh setelah disenggol Rossi pada lap kedelapan, Stoner dibuat kesal oleh tindakan marshal di Jerez. Marshal lebih memilih untuk menolong Rossi dan "menganaktirikan" Stoner. Akibat tak mendapat bantuan yang cukup, pembalap Repsol Honda itu akhirnya tak bisa melanjutkan balapan.
Meski menuntut dilakukan perbaikan kinerja marshal pada balapan berikutnya, Stoner tak mau memperpanjang masalah. Dia tak akan melaporkan insiden tersebut ke komisi keselamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cuma berpikir ini sungguh tak adil. Tak ada konsistensi yang cukup dalam pelaksanaan tugas marshal di seluruh dunia. Harus ada konsistensi dengan setiap orang, tak menghambat balapan seseorang hanya karena popularitas," sambung rider Australia ini.
"Saya tak akan pergi ke komisi keselamatan. Itu seperti membenturkan kepala Anda ke tembok. Tak akan ada yang terjadi," lanjutnya.
"Anda melakukan banyak usaha untuk sesuatu yang tak berguna dalam komisi keselamatan. Di sana cuma ada orang-orang tertentu yang mendengarkan orang-orang tertentu yang mengeluhkan tentang hal-hal kecil," pungkas Stoner.
(mfi/roz)











































